Home MotoGP Fabio Di Giannantonio: Menurutku Holeshot Device dan Perangkat Lainnya Masih Cukup Aman

    Fabio Di Giannantonio: Menurutku Holeshot Device dan Perangkat Lainnya Masih Cukup Aman

    Fabio Di Giannantonio - 2026
    Fabio Di Giannantonio

    RiderTua.com – Fabio Di Giannantonio mengaku sangat terkesan dengan sirkuit Assen yang merupakan salah satu trek paling legendaris di kalender MotoGP. Hasil terbaik rider VR46 Ducati itu diraih di kelas Moto3, saat itu dia meraih podium setelah finis di posisi ke-2 pada 2016.

    “Ini sirkuit yang fantastis, saya menyukainya. Ini salah satu sirkuit paling bersejarah di kalender. Sirkuit ini sangat cepat, kita bisa menyaksikan pertarungan sengit di sini, dan ada banyak area untuk menyalip. Saya sangat menikmati balapan di sini,” ujar rider berusia 27 tahun itu.

    Fabio Di Giannantonio: Menurutku Holeshot Device dan Perangkat Lainnya Masih Cukup Aman

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Di GP Ceko akhir pekan lalu, Fabio Di Giannantonio finis di posisi ke-4. Karena itulah, berbekal Desmosedici GP26 terbaru dia ingin meraih kemenangan atau setidaknya podium di Assen kali ini. “Hasil terbaik saya adalah finis ke-2 di Moto3. Kami sedang mengusahakannya. Apa yang kurang dari tahun lalu, sudah kami perbaiki untuk akhir pekan ini. Saya yakin kami bisa melakukan pekerjaan yang baik di sini, selain itu sirkuit ini cocok dengan gaya balap dan motor saya. Saya tidak khawatir soal pace,” jelas rider asal Roma Italia itu.

    Mulai TT Belanda di Assen akhir pekan ini, holeshot device dilarang digunakan pada motor MotoGP. Apakah Diggia terkejut karena larangan tersebut diberlakukan lebih cepat dari yang seharusnya (mulai 2027)? “Saya sudah menduganya. Kalau sebuah aturan sering dibahas biasanya akan segera diterapkan. Saya sudah menyampaikan pendapat saya, tetapi saya juga menghormati keputusan ini. Aturannya berlaku untuk semua pembalap. Kami mencoba untuk mendapatkan hasil maksimal dari peraturan ini,” ujar rider yang tahun depan akan meninggalkan tim VR46 untuk bergabung dengan tim Red Bull KTM itu.

    Fabio Di Giannantonio - Hasil Tes Pramusim MotoGP Sepang 2026 DAY 1
    Fabio Di Giannantonio

    Diggia sendiri bukan termasuk pembalap yang menginginkan perangkat holeshot dihapus secepat mungkin. “Saya hanya mengatakan, menurut saya baik perangkat holeshot maupun perangkat lainnya masih relatif aman. Tapi pihak lainnya punya pendapat yang berbeda. Mungkin saya yang keliru. Tapi itu tidak masalah bagi saya,” ujarnya.

    Musim ini, kelemahan Diggia adalah saat start dan di lap-lap awal balapan. “Saya banyak berlatih untuk meningkatkan performa di lap-lap awal. Target saya adalah langsung mendapatkan ritme yang bagus sejak dua lap pertama, agar saya selalu bisa berada di kelompok depan. Saya akan terus berlatih,” tegasnya.

    Saat ini Diggia berada di peringkat 3 dengan perolehan 157 poin atau tertinggal 23 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi. 2 pembalap tim pabrikan Aprilia tersandung masalah di balapan dua akhir pekan yakni di GP Hongaria dan Ceko. Pertama, Jorge Martin diganjar double long lap penalti untuk GP Ceko karena memicu crash massal di tikungan pertama Balaton Park. Kedua, Bezzecchi menampar seorang marshal dan kemudian dihukum skorsing dilarang ikut balapan di Brno. Itulah sebabnya, keunggulan mereka berdua di klasemen terus menyusut.

    Perangkat Holeshot Ducati
    Perangkat Holeshot Ducati

    “Saya yakin Aprilia akan kembali tampil kuat. Kalau sebuah motor memang cepat, maka mereka akan selalu menjadi rival utama. Saya tahu mereka tidak tampil apik di Brno, tetapi sepanjang musim ini mereka selalu cepat. Mereka juga sudah membuktikan bahwa meskipun memulai akhir pekan dengan buruk, tapi mereka mampu membalikkan keadaan,” pungkas rekan setim Franco Morbidelli (peringkat 14 dengan 43 poin) itu.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini