Home MotoGP Kurang Gacor, Franco Morbidelli Mengaku Siap Jika Harus Angkat Kaki dari MotoGP

    Kurang Gacor, Franco Morbidelli Mengaku Siap Jika Harus Angkat Kaki dari MotoGP

    Franco Morbidelli
    Franco Morbidelli

    RiderTua.com – Franco Morbidelli hanya mampu finis di posisi ke-13 dan mencetak 3 poin di MotoGP Ceko akhir pekan lalu. Performa rider VR46 Ducati itu sangat menurun musim ini, dimana dia mengendarai Desmosedici GP25, motor yang digunakan Marc Marquez meraih gelar dunianya yang ke-7 di MotoGP atau ke-9 di semua kelas. Namun Pecco Bagnaia sangat kesulitan dengan motor ini.

    “Saya melakukan start yang lebih baik dibandingkan saat sprint race kemarin. Saya juga sangat sedikit melakukan kesalahan. Saya mencoba untuk memaksimalkan setiap lap, tapi hasilnya tetap sama posisi ke-13. Saya sama sekali tidak punya performa yang kuat dan juga grip yang baik. Sejak awal musim saya sudah kesulitan dengan grip dan tidak ada yang berubah. Saya tidak tahu, mungkin saya sudah lupa cara mengendarai motor MotoGP,” ujar Franky kecewa.

    Franco Morbidelli: Kalau Saya Memang Tidak Layak, Saya Tidak Takut Jika Harus Pulang

    Franco Morbidelli Murid Pertama Valentino Rossi Tukar Guling dengan Nicolo BulegaFranco Morbidelli menambahkan, “Saya tidak tahu. Mungkin memang seperti ini. Anehnya, di Barcelona ​​saya selalu berada di barisan depan. Kemudian di Mugello, saya memiliki pace yang sangat bagus sepanjang hari Jumat, sepanjang hari Sabtu, hingga race utama. Kemudian ketika balapan dimulai, mungkin tiba-tiba saya lupa cara mengendarai MotoGP. Saya tidak tahu.”

    Apakah ketidakpastian masa depan (belum dapat kontrak) yang bikin performanya anjlok? “Dengar, saya selalu hidup dengan tekanan. Saya balapan sejak usia 7 tahun. Saya selalu menghadapi tekanan sepanjang hidup saya. Saya juga menghadapi tekanan untuk memenangkan gelar dunia. Saya tidak takut harus pulang, kalau saya memang tidak layak. Saya tidak takut akan hal itu,” tegas Franky.

    Rider berusia 31 tahun itu melanjutkan, “Saya ada di sini bukan sekedar untuk menghangatkan kursi dan menerima gaji. Saya di sini untuk tampil maksimal, untuk menang, untuk melakukan yang terbaik yang saya bisa. Dan saat ini itu belum terjadi. Tim, kru, dan saya sendiri sudah melakukan yang terbaik untuk mencoba mengubah situasi ini.”

    Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 Racing Team
    Franco Morbidelli – Pertamina Enduro VR46 Racing Team

    “Begitu juga hari ini, saya mencetak lap tercepat di lap terakhir. Saya memberikan segalanya di setiap lap untuk mempertahankan posisi saya dari para pembalap yang berada di belakang. Tapi jelas, potensi dan grip saya sangat rendah sehingga saya tidak bisa tampil seperti yang seharusnya.”

    “Ini benar-benar bikin frustrasi. Tapi untungnya, tim dipenuhi orang-orang yang tidak pernah menyerah. Suasana kerja di dalam tim sangat luar biasa. Kami siap memberikan segalanya di setiap momen, dan mudah-mudahan kami bisa keluar dari situasi sulit ini,” tegas rider asal Roma Italia itu.

    Sejauh ini, Franky mengaku tidak sekalipun kehilangan kepercayaan diri meskipun hasil masih jauh dari kata memuaskan. “Saya tidak kehilangan kepercayaan diri, tapi kehilangan grip ban belakang,” imbuhnya.

    Apa pendapat Franky soal kasus Marco Bezzecchi yang kena skorsing akibat menampar Marshal? “Ya. Menurut pendapatku, kalau begitu Aleix Espargaro seharusnya juga dilarang balapan di Qatar waktu itu. Karena saya manusia, Marshal juga manusia. Dan tentu saja, apa yang dilakukan Marco memang salah dan sangat buruk. Dan saya bisa mengerti soal hukuman itu dan saya juga mengerti alasan dibalik hukuman itu,” jawab Morbido.

    Fabio Di Giannantonio - Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 - Mandalika 2025
    Fabio Di Giannantonio – Franco Morbidelli – Pertamina Enduro VR46 – Mandalika 2025

    “Saya mengesampingkan ego dan teringat apa yang terjadi pada diri saya waktu itu, ketika seorang pembalap yang balapan bersama saya melakukan tindakan seperti itu kepada saya. Dan saat itu, tidak ada hukuman apa pun yang dijatuhkan padanya. Oke, keadaan sudah berubah dalam 3 tahun. Steward menjadi lebih sensitif terhadap hal seperti ini. Oke, saya mengerti. Dan saya memahami hukuman yang diberikan kepada Marco,” pungkas murid pertama VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi itu.

    Sebagai informasi, Aleix Espargaro memukul kepala Morbidelli saat GP Qatar pada 2023, yang menyebabkan rider Spanyol itu didenda 10.000 euro (Rp 190 juta) dan penalti turun 6 posisi di grid.

    Kurang Gacor, Franco Morbidelli Mengaku Siap Jika Harus Angkat Kaki dari MotoGP..✍️Kurang Gacor, Franco Morbidelli Mengaku Siap Jika Harus Angkat Kaki dari MotoGP

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini