RiderTua.com – Gagasan bahwa ‘kalau Veda Pratama pakai KTM bakal lebih gacor‘?.. atau kenapa Veda gak pakai motor KTM saja?, semua itu sempat ramai jadi bahan diskusi di kalangan penggemar Moto3. Namun, GP Ceko di Brno justru memberi perspektif berbeda. Bukan soal mesin apa yang ditunggangi, melainkan bagaimana seorang rider membaca balapan, bertarung dalam grup rapat, dan bertahan di tengah ritme agresif sejak lap awal bro….
Veda Pratama Tunjukkan Kelas di Brno
Start dari posisi 20, Veda langsung dihadapkan pada situasi yang tidak ideal. Lap pertama berjalan dengan intensitas tinggi, di mana David Almansa melesat lebih dulu sebelum disalip Maximo Quiles di tikungan pertama. Di tengah pertarungan barisan depan yang sudah panas sejak awal, Veda masih berada di posisi 11, sementara para rival di depannya saling bertukar posisi tanpa ampun.

Namun perlahan, ritme Veda mulai terbentuk. Memasuki lap-lap awal, ia mulai merangkak naik di tengah grup yang sangat rapat. Pada lap 2 hingga lap 4, Veda stabil di kisaran posisi 7β4, sambil membaca celah dari duel antar pembalap KTM yang mendominasi barisan depan.
Momentum mulai terlihat di lap 5. Veda mencatatkan lap tercepat di fase itu, sekaligus menyalip beberapa nama sekaligus hingga masuk ke posisi 4. Di momen ini, Veda sempat menunjukkan bahwa Honda Team Asia bukan sekadar pelengkap grid..ia mampu bertarung langsung di tengah dominasi KTM yang menguasai ritme balapan.
Memasuki pertengahan race, tensi semakin meningkat. Pertukaran posisi di grup depan terjadi hampir di setiap sektor. Veda sempat naik-turun posisi, dari P4 ke P6, bahkan beberapa kali harus berduel langsung dengan nama-nama seperti Hakim Danish, Brian Uriarte, hingga Alvaro Carpe yang silih berganti memimpin rombongan.

Di lap 10 hingga 14, jarak mulai terbentuk antara grup depan dan barisan tengah. Veda tetap bertahan di posisi 5β6, namun intensitas duel membuatnya kesulitan menjaga momentum bersih. Beberapa kali ia mencoba menyerang Carpe dan Almansa, tetapi harus melebar di momen krusial…indikasi bahwa grip dan racecraft di grup rapat Brno benar-benar menguji batas.
Sementara itu, Hakim Danish mulai mengamankan posisi depan, diikuti Uriarte dan Quiles yang terus saling bertukar posisi hingga fase akhir. Veda sendiri tetap berada di kelompok tersebut, namun tidak cukup punya ruang untuk mengunci posisi lebih tinggi di lap-lap penentuan.
Hingga akhirnya bendera finis dikibarkan, Veda mengakhiri balapan di posisi 5, hasil yang secara statistik terlihat stabil, namun secara dinamika race menunjukkan perjuangan keras dari belakang grid melawan rombongan depan yang didominasi KTM.
Veda Pratama: Start dari Posisi 20 Finis 5 Besar, Fastest Rider di Moto3 Ceko 2026π₯

Jika melihat dari perspektif βpakai KTM akan lebih cepatβ, GP Ceko justru memberi narasi berbeda. Veda sudah mampu bertarung di tengah dominasi KTM sejak dari Honda, bahkan menjadi salah satu rider yang paling aktif melakukan progres posisi di fase awal hingga tengah race.
Pada akhirnya, Brno bukan sekadar soal motor. Ini soal adaptasi, membaca slipstream, timing overtake, dan kemampuan bertahan di grup yang hanya punya margin sepersekian detik. Dan di situ, Veda Ega Pratama sudah menunjukkan bahwa potensinya tidak bergantung pada warna fairing di garasinya.

Pergerakan Posisi Pembalap Moto3 GP Ceko 2026
| No | Rider | Team | Start | Finish |
|---|---|---|---|---|
| 1 | David Almansa | LM-D Intact GP | P1 | P4 |
| 2 | Maximo Quiles | CFMOTO Aspar | P2 | P3 |
| 3 | Γlvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | P3 | P6 |
| 4 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | P4 | P2 |
| 5 | Hakim Danish | A-M MSi Racing | P14 | P1 |
| 6 | Veda Pratama | Honda Team Asia | P20 | P5 |
| 7 | Marco Morelli | CFMOTO Aspar | P17 | P7 |
| 8 | Joel Kelso | GRYD β Mlav Racing | P7 | P8 |
| 9 | Scott Ogden | CIP Green Power | P6 | P9 |
| 10 | Valentin Perrone | Red Bull KTM Tech3 | P11 | P10 |
| 11 | Matteo Bertelle | LEVEL UP β MTA | P9 | P11 |
| 12 | Adrian Cruces | CIP Green Power | P18 | P12 |
| 13 | Marcos Uriarte | LM-D Intact GP | P13 | P13 |
| 14 | Adrian Fernandez | Leopard Racing | P10 | P14 |
| 15 | Ryusei Yamanaka | A-M MSi Racing | P16 | P15 |
| 16 | Guido Pini | Leopard Racing | P24 | P16 |
| 17 | Jesus Rios | Rivacold Snipers | P12 | P17 |
| 18 | Cormac Buchanan | CODE Motorsports | P22 | P18 |
| 19 | Zen Mitani | Honda Team Asia | P23 | P19 |
| 20 | Ruche Moodley | CODE Motorsports | P19 | P20 |
Veda Pratama ganti Motor KTM akan Gacor, Dia satu-satunya pembalap Honda yg bersaing dengan 5 KTM di baris depan







