RiderTua.com – Setelah memenangkan sprint hari Sabtu di Brno, ekspektasi terhadap Pecco Bagnaia untuk race utama hari Minggu pun tinggi. Awalnya, rider Ducati Lenovo itu mampu memenuhi ekspektasi tersebut dengan sangat mengesankan. Start dari posisi ke-3, Pecco melaju di belakang Ai Ogura yang start dari pole position dan langsung memimpin balapan. Di lap ke-2, juara dunia MotoGP 2 kali itu berhasil mengovertake Ogura. Saat memimpin, Pecco bahkan sempat membangun gap yang cukup lebar dari pembalap di belakangnya.
Namun sayangnya, entah karena bannya sudah habis atau dia mengalami masalah, kecepatan Pecco akhirnya mengendur. Dan di lap ke-16 dia disalip rekan setimnya Marc Marquez, kemudian di lap berkutnya gantian Ogura yang menyerangnya. Pecco tak bisa memberikan perlawanan atau menyerang balik, bahkan dia harus bertahan dari tekanan Fabio Di Giannantonio yang berada di belakangnya. Pada akhirnya, Pecco finis ke-3 kalah 2,255 detik di belakang pemenang Marquez.
Pecco Bagnaia: Mungkin Saya Harus Meminta Marc Marquez Agar Membiarkan Saya Menang Setidaknya Satu Balapan

Usai balapan ketika Pecco Bagnaia ditanya, apakah saat ini dia merasa menjadi pembalap yang sama seperti musim 2024 dimana dia memenangkan lebih dari separo balapan dalam satu musim? “Saya pembalap yang lebih baik dibanding tahun 2024. Sekarang saya bisa beradaptasi dengan motor lebih baik. Tapi saya belum merasa 100 persen nyaman dengan motor ini. Tapi kami terus meningkat. Saya menyesuaikan gaya balap saya. Dibandingkan 2024, saya jauh lebih kuat di tikungan kiri. Hari ini saya menyalip Marc di tikungan kiri, itu bagus,” jawab rider asal Turin Italia itu.
Pecco melanjutkan, “Saya merasa nyaman ketika memimpin balapan. Tapi saya sadar race pace saya tidak cukup. Saya kalah sekitar 0,2 atau 0,3 detik dari dua pembalap didepan. Saya sudah mencoba segalanya. Setidaknya hari ini kami berhasil mengatasi masalah getaran dibandingkan kemarin.”

Ketika Marquez mengambil alih posisi terdepan, tiba-tiba situasinya menjadi berubah. “Di lap-lap awal, saya mencoba segalanya untuk mengendalikan balapan. Saya sangat percaya diri hingga lap ke-16. Setelah itu, saya mulai mengalami masalah. Saat saya memimpin, semuanya berjalan baik,” jelas Pecco.
Adik Carola Bagnaia (asisten pribadinya) itu menambahkan, “Tetapi ketika Marc menyalip saya, saya mengalami masalah dengan ban depan. Sehingga saya harus membiarkan mereka berdua menyalip saya. Saya harus sedikit mengurangi kecepatan. Di dua lap terakhir, saya lebih fokus untuk mengontrol ritme balap saya agar tetap di depan Diggia yang terus mendekat dengan sangat cepat.”
Meski gagal meraih kemenangan, Pecco melihat ada perkembangan signifikan dibandingkan beberapa balapan sebelumnya dimana dia kerap mengeluh tidak percaya diri saat mengendarai Desmosedici GP26 miliknya.

Dan lagi-lagi, rekan setimnya Marc Marquez menjadi sorotan di GP Ceko. Dengan nada guyon, Pecco mengatakan, “Mungkin saya harus meminta Marc agar membiarkan saya menang setidaknya satu balapan. Saya senang. Kami terus berkembang dan semakin cepat. Hari ini, saya hanya kalah 5 atau 6 lap.”
Saat ini fokus Pecco adalah mengembalikan gaya balap alaminya yang hilang dalam beberapa balapan terakhir. “Pada hari kamis saya sudah bilang bahwa saya terlalu banyak berpikir saat berkendara. Ketika terlalu banyak berpikir, kita jadi kehilangan waktu. Ketika kita bisa berkendara secara alami, semuanya akan terasa lebih mudah. Tapi itulah yang terjadi tahun ini, karena tahun lalu saya kehilangan banyak kepercayaan diri. Saya harus membangun kembali kecepatan saya, dan kami bekerja keras untuk itu. Kami semakin dekat,” ungkap murid Valentino Rossi itu.
Secara teknis, Pecco sudah banyak kemajuan meskipun belum benar-benar menemukan set-up yang ideal. “Hari ini kami tidak menemukan set-up yang tepat. Tapi sekarang kami tahu arah pengembangan yang tepat untuk kami. Kami mulai mendekati performa Aprilia, karena kami mempelajari data dengan sangat detail. Akhir pekan ini mereka mengalami kesulitan yang lebih besar ketimbang kami,” pungkas rider berusia 29 tahun itu, merujuk pada Marco Bezzecchi yang di-skors akibat menampar marshall usai crash di sprint hari Sabtu.

Dengan tambahan 28 poin, Pecco memangkas selisih poinya dari pemimpin klasemen Bezzecchi menjadi 53 poin. Saat ini dia masih bertahan di peringkat 7 sementara Marc Marquez naik ke peringkat 4.
Ikuti obrolan seru disini: Balapan MotoGP Ceko Selesai 🏁 [motogpcrash – ridertua.com]






