RiderTua.com – Kisah Muhammad Hakim Danish Ramli di Moto3 benar-benar luar biasa. Pembalap muda Negeri Jiran itu sukses mencatat sejarah sebagai rider Malaysia pertama yang meraih kemenangan di Kejuaraan Dunia MotoGP sejak Khairul Idham Pawi melakukannya 10 tahun lalu.
Hakim Danish Juara Moto3 Ceko 2026
Lebih spesial lagi, kemenangan tersebut diraih Hakim Danish pada musim debutnya di Moto3. Ia tidak hanya mengukir sejarah pribadi, tetapi juga membuat seluruh Malaysia berpesta setelah penantian panjang selama satu dekade akhirnya berakhir.

Perjalanan Danish menuju titik ini juga tidak mudah. Di awal 2026, ia sempat kehilangan dukungan pendanaan dari pemerintah Malaysia. Situasi itu membuat masa depannya di kejuaraan dunia sempat berada dalam tanda tanya.
Namun, mantan pembalap Grand Prix Malaysia, Zulfahmi Khairuddin, turun tangan untuk membantu. Melalui tim MSi, Zulfahmi berupaya menutup kebutuhan anggaran agar Danish tetap bisa balapan, termasuk menghadirkan dukungan sponsor AEON Credit.
Kepercayaan tersebut kini terbayar lunas. Danish berhasil menjuarai Moto3 GP Ceko di Sirkuit Brno dan membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta yang patut diperhitungkan di Kejuaraan Dunia MotoGP.
Kemenangan di Brno juga diwarnai momen yang menyentuh. Saat seremoni podium, Danish terlihat mengalihkan botol sampanye ketika penyerahan trofi. Sebagai seorang muslim, sikap tersebut mendapat penghormatan dari pihak lain yang berada di podium.

Pembalap Negeri Jiran itu juga menunjukkan penampilan luar biasa di lintasan. Start dari posisi ke-14, Danish mampu melakukan kebangkitan impresif hingga akhirnya keluar sebagai pemenang GP Ceko.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang negaranya Hakim untuk kembali melihat wakil mereka berdiri di podium tertinggi Moto3, setelah terakhir kali Khairul Idham Pawi melakukannya pada GP Jerman, 10 tahun silam.
Dalam wawancara di parc fermé, Danish juga menyampaikan pesan singkat untuk masyarakat Malaysia.

“Also, I would like to send a message to Malaysian people. Terima kasih banyak dekat semua. Terima kasih bang. Dan, ok. Papa ok. See you, ok. Bye. Thank you.”
(Saya juga ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat Malaysia. Terima kasih banyak kepada semuanya. Terima kasih, bang. Papa baik-baik saja. Sampai jumpa nanti, oke. Dadah, terima kasih..)

Kisah Sampanye di Podium
Di podium perayaan tampak perwakilan dari tim MT Helmets – MSI menyingkirkan botol sampanye yang ditempatkan di posisi P-1 tempat Danish.. Indahnya nilai toleransi dalam dunia balap. Meski berasal dari latar belakang agama yang berbeda, seluruh pihak di podium tetap menghormati keyakinan Danish Ramli.
Saat seremoni penyerahan trofi di Sirkuit Brno, Republik Ceko, manajemen tim pembalap negara tetangga kita itu terlihat mengalihkan botol sampanye dan tidak melibatkan Danish dalam tradisi penyemprotan minuman tersebut.
Momen itu menjadi perhatian tersendiri di tengah perayaan kemenangan bersejarah sang pembalap. Danish sendiri baru saja menorehkan pencapaian luar biasa dengan bangkit dari posisi start ke-14 untuk meraih kemenangan di GP Ceko.
Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Negeri Jiran untuk kembali memiliki juara di Moto3, setelah terakhir kali Khairul Idham Pawi berdiri di podium tertinggi GP Jerman 10 tahun lalu.
Muhammad Hakim Danish Juara Moto3 Ceko 2026, Malaysia Akhiri Puasa Kemenangan 10 Tahun..🇲🇾






