RiderTua.com – Di segmen supersport menengah premium Amerika Serikat, Ducati Panigale V2 S dan KTM 990 RC R menjadi dua motor yang menawarkan performa tinggi dengan pendekatan yang sangat berbeda. Keduanya menggunakan mesin dua silinder berkapasitas besar, bobot relatif ringan, dan teknologi modern, tetapi karakter yang ditawarkan tidak sama.
Secara konsep, Panigale V2 S dirancang sebagai sportbike premium yang memadukan performa lintasan dengan kenyamanan jalan raya, sementara KTM 990 RC R lebih berfokus pada efisiensi performa dan pengalaman berkendara yang sangat dekat dengan motor balap.
▶Daftar Isi
Ducati Panigale V2 S: Sportbike Premium dengan DNA Ducati

Ducati Panigale V2 S menggunakan mesin V2 890cc 8-katup dengan teknologi variable valve timing pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 120 hp pada 10.750 rpm dan torsi 93,3 Nm pada 8.250 rpm. Mesin ini menawarkan karakter khas Ducati yang kuat di putaran menengah sekaligus tetap bertenaga saat rpm tinggi.
Karakter mesinnya terasa halus namun tetap emosional. Dibanding KTM, tenaga Panigale disalurkan dengan cara yang lebih refined dan lebih mudah dinikmati untuk penggunaan jalan raya maupun track day, dengan bobot kering 179 kilogram.
Dari sisi desain, Panigale V2 S mempertahankan bahasa desain superbike Ducati modern dengan fairing ramping, siluet agresif, dan proporsi yang sangat elegan. Banyak penggemar menganggapnya sebagai salah satu sportbike paling menarik secara visual di kelas menengah.

Handling menjadi salah satu kekuatan utamanya. Bobot yang ringan dipadukan dengan suspensi Ohlins NIX30 dan Ohlins monoshock membuat motor terasa sangat presisi saat memasuki tikungan.
Elektroniknya sangat lengkap dengan Cornering ABS, Ducati Traction Control, Wheelie Control, Engine Brake Control, Power Launch, Quickshifter 2.0, serta TFT display modern.
Keunggulan terbesar Panigale V2 S ada pada keseimbangan keseluruhan paket. Motor ini mampu memberikan sensasi superbike Ducati tanpa terasa terlalu ekstrem. Untuk harganya dijual mulai 19.995 USD atau sekitar Rp 356,5 jutaan tergantung pilihan warna dan spesifikasi.
KTM 990 RC R: Supersport Agresif Berorientasi Lintasan

KTM 990 RC R menggunakan mesin LC8c parallel-twin 947cc DOHC pendingin cairan dan oli yang menghasilkan tenaga 128 hp pada 9.500 rpm dan torsi 103 Nm pada 6.750 rpm. Angka tersebut membuatnya lebih unggul dibanding Panigale V2 S dalam hal tenaga dan torsi.
Karakter mesinnya sangat agresif dengan dorongan kuat sejak putaran menengah. Dibanding Ducati, KTM terasa lebih “raw” dan lebih berorientasi pada performa murni, dengan bobot kering 184 kilogram.
Handling menjadi salah satu aspek yang paling diunggulkan. KTM merancang RC R agar mampu memberikan feedback maksimal saat digunakan di sirkuit, dengan chassis baru dan suspensi WP APEX yang sepenuhnya dapat diatur.

Desainnya terinspirasi langsung dari motor MotoGP-nya dengan fairing tajam, winglet aerodinamis, dan ergonomi yang sangat fokus pada penggunaan sporty. Sistem elektroniknya juga modern, mencakup Cornering ABS, Traction Control, berbagai mode berkendara, dan quickshifter.
Keunggulan terbesar KTM 990 RC R ada pada rasio performa terhadap harga. Motor ini menawarkan tenaga lebih besar dan fokus balap yang sangat kuat dengan harga yang jauh lebih rendah dibanding rival Italia tersebut.
Motor sport premium ini dipasarkan sebesar 13.949 USD atau sekitar Rp 248,7 jutaan, menjadikannya salah satu supersport paling kompetitif dari sisi value di kelasnya.
| Aspek | Ducati Panigale V2 S | KTM 990 RC R |
|---|---|---|
| Konsep | Sportbike premium dengan keseimbangan performa lintasan dan jalan raya | Supersport agresif dengan fokus performa dan penggunaan sirkuit |
| Mesin | 2 silinder V2 890cc 8-katup pendingin cairan dengan Variable Valve Timing | 2 silinder parallel-twin LC8c 947cc DOHC pendingin cairan dan oli |
| Tenaga | 120 hp pada 10.750 rpm | 128 hp pada 9.500 rpm |
| Torsi | 93,3 Nm pada 8.250 rpm | 103 Nm pada 6.750 rpm |
| Bobot | 179 kg | 184 kg |
| Suspensi | Ohlins NIX30 depan dan Ohlins monoshock belakang | WP APEX fully adjustable depan dan belakang |
| Handling | Presisi, ringan, mudah dikendalikan saat track day maupun jalan raya | Sangat tajam dan fokus memberikan feedback maksimal di lintasan |
| Fitur Elektronik | Cornering ABS, Traction Control, Wheelie Control, Engine Brake Control, Power Launch, Quickshifter 2.0, TFT Display | Cornering ABS, Traction Control, Riding Mode, Quickshifter, TFT Display |
| Keunggulan | Keseimbangan performa, teknologi, dan kenyamanan penggunaan harian | Tenaga lebih besar dan orientasi balap dengan harga lebih kompetitif |
| Harga | Mulai 19.995 USD (sekitar Rp 356,5 jutaan) | Mulai 13.949 USD (sekitar Rp 248,7 jutaan) |







