RiderTua.com – Di dunia mini bike modern, Honda NAVi dan CFMoto Papio XO-2 menawarkan konsep yang sama-sama unik tetapi dengan filosofi yang berbeda jauh. Keduanya sama-sama compact, ringan, dan menyenangkan dipakai di perkotaan, tetapi karakter serta target penggunanya bener-bener beda…
Secara konsep, Honda NAVi lebih fokus pada kepraktisan dan fun bike murah untuk penggunaan santai, sementara CFMoto Papio XO-2 tampil sebagai mini sport bike bergaya retro-futuristis dengan aura motor besar dalam ukuran kecil.
▶Daftar Isi
Honda NAVi: Mini Scooter Fun dengan Karakter Santai

Honda NAVi memakai mesin 1 silinder 109,2cc SOHC 2-katup pendingin udara dengan transmisi CVT otomatis. Tenaganya 7,9 hp pada 7.500 rpm dan torsi 8,91 Nm pada 5.000 rpm. Memang kecil, tapi karakter motornya sangat ringan dan mudah dikendarai.
Karakter riding NAVi terasa santai dan playful. Akselerasinya smooth dengan feel seperti perpaduan skutik dan mini bike, membuatnya sangat cocok untuk riding perkotaan dan penggunaan harian ringan.
Bobotnya yang sangat enteng menjadi salah satu keunggulan utama. NAVi sangat mudah dipakai pemula, mudah diparkir, dan terasa praktis di jalan sempit.

Desainnya juga unik dengan siluet mini moto dan area penyimpanan tambahan di tengah seperti skutik. Aura fun bike-nya sangat kuat dibanding motor harian biasa.
Kepraktisan menjadi nilai jual terbesar. Transmisi otomatis CVT membuat riding sangat mudah tanpa perlu oper gigi, sementara konsumsi BBM juga terkenal sangat irit.
Namun dibanding Papio XO-2, performa dan aura sporty NAVi jelas jauh lebih santai. Suspensi dan handling juga lebih fokus ke kenyamanan tapi dengan tampilan motor sport kecil.
CFMoto Papio XO-2: Mini Sport Bike Retro dengan Karakter Lebih Agresif

CFMoto Papio XO-2 memakai mesin 1 silinder 125cc pendingin udara dengan transmisi manual 6-percepatan. Tenaga 9,3 hp pada 8.250 rpm dan torsi 9,4 Nm pada 6.250 rpm. Mesin ini memberikan karakter berkendara yang jauh lebih sporty dibanding NAVi.
Karakter mesinnya terasa lebih hidup dan agresif. Tarikan putaran menengah cukup fun untuk ukuran mini bike, sementara gearbox manual membuat pengalaman riding terasa lebih engaging.
Dari sisi desain, Papio XO-2 tampil sangat unik dengan kombinasi gaya retro dan elemen futuristis. Fairing kecil, lampu bulat modern, dan proporsi mini sport bike membuat motor ini terlihat seperti motor custom mini.

Fitur juga lebih modern dibanding NAVi, seperti full LED lighting, panel digital modern, dan suspensi upside-down. Posisi riding juga lebih sporty dengan feel seperti motor sport kecil, walau tetap nyaman untuk penggunaan santai.
Namun dibanding Honda NAVi, Papio XO-2 jelas kurang praktis untuk penggunaan harian sederhana. Transmisi manual dan ergonomi sporty membuatnya lebih cocok sebagai fun bike dibanding commuter super praktis.
| Aspek | Honda NAVi | CFMoto Papio XO-2 |
|---|---|---|
| Mesin | 1 silinder 109,2cc SOHC pendingin udara | 1 silinder 125cc pendingin udara |
| Tenaga | 7,9 hp pada 7.500 rpm | 9,3 hp pada 8.250 rpm |
| Torsi | 8,91 Nm pada 5.000 rpm | 9,4 Nm pada 6.250 rpm |
| Transmisi | CVT otomatis | Manual 6-percepatan |
| Karakter Riding | Santai dan praktis | Sporty dan fun |
| Desain | Mini scooter unik | Retro-futuristis mini sport |
| Handling | Ringan dan mudah dikendalikan | Lincah dan agresif |
| Suspensi | USD depan dan Shock tunggal belakang | USD depan dan Monoshock belakang |
| Pengereman | Tromol depan-belakang + CBS | Cakram depan-belakang |
| Fitur | Bagasi tengah dan panel analog | Full LED dan panel digital |
| Keunggulan | Sangat praktis dan irit | Lebih sporty dan stylish |
| Kekurangan | Performa santai dan fitur sederhana | Kurang praktis untuk harian simpel |







