RiderTua.com – MotoGP Catalunya akhir pekan ini tidak berjalan baik seperti biasanya bagi Marco Bezzecchi. Di hari Jumat, rider Aprilia itu gagal langsung lolos ke Q2. Lalu pada hari Sabtu, dia hanya mengamankan posisi ke-12 di grid start saat kualifikasi dan hanya finis ke-9 dalam sprint race..
Race utama hari Minggu juga berjalan tidak lebih baik bagi Bezzecchi. Dia tampak menahan diri untuk tidak mengambil risiko berlebihan dalam balapan. Rider asal Rimini Italia itu merasa tidak mampu berkembang selama 3 hari balapan di Barcelona. “Awal akhir pekan saya cukup bagus, tetapi kemudian semuanya menjadi kacau. Oleh karena itu, saya tidak bisa meningkatkan performa lebih jauh. Saya mencoba segalanya tetapi kecepatan saya tetap sama, sementara pembalap lain justru meningkat,” ujarnya.
Marco Bezzecchi: Bagi Kami Para Pembalap, Motor Juga Merupakan Tempat Berlindung yang Aman!

Saat red flag pertama imbas dari crash horor yang dialami Alex Marquez di lap ke-12, Marco Bezzecchi berada di posisi ke-12, posisi yang sama seperti saat start. Meski jaraknya cukup jauh dari Alex yang berada di posisi ke-2, namun MarcoBezz ikut merasakan langsung dampaknya.
“Saya harap Johann Zarco dan Alex Marquez baik-baik saja. Crash yang dialami Alex benar-benar mengerikan. Kami, para pembalap lain juga sangat beruntung karena sitausinya sangat berbahaya bagi semua orang! Saya saja yang berada jauh di belakang, masih terkena serpihan motor. Saya bahkan tidak bisa membayangkan betapa buruknya crash itu jika dilihat dari jarak dekat, misalnya untuk Diggia,” ujar Bezzecchi.
BTW, Fabio Di Giannantonio yang tepat berada di belakang Alex Marquez tertabrak puing dari roda depan rider Gresini itu yang terlepas dan kemudian terjatuh. Sementara Zarco, crash di lap pembuka usai restart. Saat terjatuh rider LCR Honda itu membawa serta Pecco Bagnaia dan Luca Marini ikut terseret jatuh. Bahkan kaki Zarco sempat ‘nyantol’ di motor Pecco.

Saat kembali masuk pit, Bezzecchi menerima dukungan baik secara mental maupun teknis dari timnya. “Tim saya menangani situasi setelah balapan dihentikan dengan penuh perhatian, meskipun mereka tentu tidak mudah menghadapi saya. Mereka mampu menciptakan ruang aman bagi saya di tengah kekacauan. Saya benar-benar berterima kasih kepada mereka!” ungkap rider berjuluk Simply the Bez itu, ruang yang dimaksud Bezzecchi adalah jeda sesaat untuk menenangkan diri sambil menunggu RS-GPnya siap kembali digunakan.
Beberapa pembalap berpendapat, seharusnya balapan dihentikan sepenuhnya setelah terjadi 2 kali crash yang cukup mengerikan. “Saya tidak ingin terlalu lama memikirkan hal itu, karena bukan tugas saya untuk memutuskan apakah balapan ini dilanjutkan atau tidak. Tugas saya adalah balapan! Bagi kami para pembalap, motor juga merupakan tempat berlindung yang aman,” pungkas Bezzecchi menggambarkan mentalitas para pembalap MotoGP.
Karena Joan Mir yang finis ke-2 diganjar penalti 16 detik karena melanggar aturan tekanan ban, maka Bezzecchi yang sedianya finis ke-5 naik ke posisi 4. Meski balapan ‘angger finis’ karena tidak mau ambil risiko yang berlebihan, rider Aprilia itu berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin klasemen dan keunggulannya menjadi bertambah 15 poin atas rekan setimnya Jorge Martin yang DNF karena crash.

Debat hangat cenderung panas di FP MotoGP Crash – Hasil RACE Catalunya Setelah PENALTI



![Klasemen Usai Race MotoGP Catalunya 2026: Bezzecchi Masih Kokoh, Diggia Pangkas Jarak [Revisi Penalti] Klasemen Usai Race Catalunya [Revisi Penalti]](https://ridertua.com/wp-content/uploads/2026/05/Klasemen-Usai-Race-Catalunya-Revisi-Penalti-238x178.webp)


