RiderTua.com – Alex Marquez menjadi pembalap tercepat dalam FP1 GP Catalunya di pagi hari. Namun dalam sesi pra kualifikasi sore hari yang menentukan untuk langsung lolos ke Q2, rider Gresini Ducati itu harus mengaku kalah dari Pedro Acosta yang menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1:38,710 menit. Alex harus puas berada di posisi ke-2 hanya kalah tipis 0,018 detik dari rider KTM itu…
Tahun lalu, Alex memenangkan GP Catalunya unggul 1,7 detik atas kakaknya Marc Marquez. Pada hari Kamis kemarin, dia mengaku bahwa dirinya mampu membuat perbedaan di sirkuit Montmelo dibandingkan rider lainnya. Biasanya rider berusia 30 tahun itu dengan mudah menemukan ritmenya disini. Tampaknya dengan Desmosedici GP26, dia kembali menemukan feel tersebut kali ini.
Alex Marquez: Sudah Berulang Kali Dikritik Bahwa Tikungan 12 Tidak Cukup Aman! Tapi Tidak Ada Perubahan
Alex Marquez mengatakan, “Saya cukup puas, tetapi saya belum menemukan feel dan ritme seperti tahun lalu. Hari ini juga terasa aneh karena kondisi lintasannya. Masih ada beberapa hal yang harus kita pahami, tetapi kesan pertama cukup bagus. Belum cukup untuk memperebutkan kemenangan, tetapi sudah lumayan. Pada hari Sabtu kami harus membuat kemajuan, terutama untuk menemukan pace di tikungan cepat seperti yang saya miliki tahun lalu.”

Tahun lalu, Alex Marquez sangat dominan dan menjadi yang tercepat di sektor 4. Tapi pada latihan Jumat sore tahun ini, dia tidak termasuk yang tercepat di area itu. “Saya menjadi yang tercepat di sektor 4 pada pagi hari. Tetapi pada sore hari, ada 3 kali yellow flag. Saya rasa, tidak ada satu pun pembalap yang berhasil mencetak lap sempurna,” ungkapnya.
Apakah grip tahun ini semakin buruk jika dibandingkan 2 tahun terakhir? “Sulit untuk mengatakan gripnya buruk. Tapi sepertinya sedikit memburuk. Kami kesulitan membuat ban belakang mencapai suhu ideal. Itulah mengapa, kami tidak tampil maksimal,” jelas rider asal Cervera Spanyol itu.
Jorge Martin mengalami crash yang cukup keras di Tikungan 12 di FP1 pagi hari, yang membuatnya sampai menabrak air fence. Seberapa mengerikan bagi Alex, jika ada pembalap yang crash di area dimana pagar pembatas sangat dekat dengan lintasan?

“Ini bukan pertama atau terakhir kali kami mengkritik bahwa tikungan ini tidak cukup aman. Tapi sejauh ini belum ada perubahan. Saat kita sampai di tikungan itu, kita langsung bisa melihat dinding ada di depan mata. Tahun lalu, Alex Rins mengalami crash di sana dan menabrak dinding. Mereka harus menyelesaikan masalah ini. Bukan hanya disini, karena di trek lain masih ada banyak area yang juga harus diperbaiki,” pungkas Alex.
Menurut Alex, memang tidak mudah memperbaiki tikungan 12 sirkuit Montmelo karena membutuhkan perubahan besar pada sirkuit. Namun setidaknya ada langkah awal yang bisa dikerjakan, minimal menambah area gravel disana.

Saat ini Alex berada di peringkat 8 dengan perolehan 55 poin atau tertinggal 73 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia). Tahun depan, Alex dikabarkan akan meningggalkan tim Gresini dan bergabung dengan tim pabrikan Red Bull KTM.






