RiderTua.com – Halo pembaca RiderTua di mana pun berada. Setelah finis di posisi ke-2 dalam sprint di Jerez, Pecco Bagnaia DNF setelah motornya mengalami masalah teknis pada race utama hari Minggu. Dalam tes hari Senin di trek yang sama, rider Ducati Lenovo itu menyelesaikan total 59 lap. Dalam 2 sesi tes, Pecco dan timnya fokus pada aerodinamik dan elektronik.
“Kami fokus pada aerodinamika dan kami juga mencoba beberapa hal dengan elektronik. Dalam hal aerodinamika, saya cukup senang dan puas dengan hasilnya. Kami mampu membuat kemajuan yang signifikan saat masuk tikungan. Itu adalah sesuatu yang saya inginkan tahun ini dan tahun lalu, khususnya saat berbelok di tikungan cepat. Sekarang sedikit lebih baik,” jelas Pecco.
Pecco Bagnaia Pakai Cakram Rem 355mm: Saya Suka Motornya Bisa Mengerem Lebih Baik

Aprilia membuat peningkatan yang sangat pesat, bahkan di awal musim mereka berhasil mengalahkan Ducati. Pabrikan asal Noale itu memenangkan 3 grand prix dari 4 seri pertama musim ini. Sementara Ducati, 9 kali berturut-turut pembalap pabrikannya gagal meraih podium. Tes hari Senin di Jerez merupakan kesempatan penting bagi Ducati untuk menyempurnakan beberapa detail motor GP26 mereka. GigiΒ Dall’Igna (general manajer Ducati Corse) berharap ini bisa mendongkrak performa mereka. Dengan paket aerodinamika baru dan perubahan pada setelan elektronik, mereka mencoba membuat Desmosedici GP26 lebih kompetitif.
Pada tes sesi pagi, Pecco berada di posisi ke-3 dan pada sesi sore dia menempati posisi ke-9. Pada akhirnya, juara dunia MotoGP 2 kali itu menempati posisi ke-10 dalam time sheet gabungan atau tertinggal 0,727 detik di belakang pembalap tercepat Ai Ogura (Trackhouse Aprilia).
Pecco mengaku tidak fokus pada simulasi kualifikasi. Selain menguji aerodinamika, dia dan timnya juga mengerjakan elektronik. “Dengan elektronik, kami menguji modifikasi yang seharusnya membantu kami mengerem motor dengan lebih baik. Kami belum menemukan solusi, tetapi mungkin sudah menemukan arahnya. Saya harap tim akan mengembangkannya lagi, agar dapat membantu kami di Le Mans,” jelas rider asal Turin itu merujuk pada seri berikutnya yakni GP Prancis pada 8-10 Mei mendatang.

Pecco juga terkesima dengan performa kuat para pembalap Aprilia. “Para pembalap Aprilia mencatatkan time lap yang sangat cepat. Tapi kami lebih dekat dengan mereka dalam hal race pace. Sangat bagus, ada Alex Marquez sebagai pembalap yang menggunakan motor spek pabrikan. Dia sangat kuat akhir pekan ini dan akan bagus jika kami mengikuti arahnya,” ujar rider berusia 28 tahun itu.
Pada tes hari Senin, Pecco terlihat menggunakan cakram rem 355 mm yang tidak digunakan selama balapan akhir pekan. “Saya suka ketika motor bisa mengerem dengan lebih baik,” pungkas murid Valentino Rossi itu sambil tersenyum, merujuk pada tes cakram rem yang lebih besar.
Saat ini Pecco hanya berada di peringkat 9 dalam klasemen dengan perolehan 34 poin, atau terpaut 67 poin dari pemuncak klasemen Marco Bezzecchi yang kemungkinan besar akan menjadi rekan setimnya tahun depan.






