RiderTua.com – Apa kabar Bro-Sis? Ada info baru dari meja redaksi RiderTua. Dengan catatan waktu 1:36,864 menit Toprak Razgatlioglu menempati posisi ke-18 pada latihan hari Jumat di Jerez. Meski begitu, rider tim Pramac Yamaha itu menjadi pembalap Yamaha terbaik ke-2 setelah Fabio Quartararo yang berada di posisi ke-17 atau hanya unggul 0,012 detik atas Toprak. Tak hanya mengungguli rekan setimnya Jack Miller, kali ini rider asal Turki itu berhasil mengungguli rivalnya dalam perebutan gelar ‘rookie of the year’ Diogo Moreira (tim LCR Honda).
“Saya sudah mengenal Jerez, ini trek yang keren. Saya ingin gas pol hingga batas maksimal hari ini. Sejauh ini saya juga berhasil mencetak lap terbaik saya. Motornya tidak berbelok dengan baik dan gripnya juga tidak terlalu bagus. Kalau itu bisa ditingkatkan, maka catatan waktu juga akan meningkat. Tapi untuk saat ini, saya hanya ingin mempertahankan ritme saya. Karena kita melihat bahwa pembalap Yamaha lainnya tampaknya mengalami masalah yang sama,” jelas Toprak.
Toprak Razgatlioglu: Empat Pembalap Yamaha Hanya Berada di Posisi ke-17, ke-18, ke-20, dan 21 Itu Tidak Bagus untuk Motivasi

Toprak Razgatlioglu melanjutkan, “Jujur, situasi ini tidak baik untuk kami semua. Kami ingin semua pembalap berada di posisi yang lebih baik. Oke, saya berada di antara mereka. Tapi saat ini kami hanya berada di posisi ke-17, ke-18, ke-20, dan ke-21 itu juga tidak baik untuk motivasi. Saat ini saya tidak terlalu puas.”
Toprak juga mengaku masih belum sepenuhnya bisa meninggalkan gaya balap Superbikenya. “Di beberapa tikungan, saya masih berkendara dengan gaya Superbike. Saya bisa melihatnya ketika saya mengikuti pembalap lain. Di beberapa tikungan, motor MotoGP juga berbelok jauh lebih baik daripada motor Superbike. Saya sedang berusaha menyesuaikan, tetapi saya masih butuh waktu. Namun ini bukan hanya tentang gaya balap, set-up motor juga penting,” jelas juara dunia WSBK 2 kali itu.
Di sesi pagi hari, sempat ada masalah di motor Toprak. “Ya, ada masalah elektronik. Motornya tidak mogok total, tapi saya langsung masuk pit lalu menggunakan motor kedua. Kami hanya kehilangan beberapa lap di sana,” jelas rider asal Turki itu.
Soal mentalitasnya, Toprak mengungkapkan, “Saya berusaha sebaik mungkin di setiap balapan akhir pekan. Saya selalu menganggap bahwa 2026 adalah tahun pembelajaran bagi saya. Tapi semuanya akan berbeda di 2027. Dengan mesin dan ban baru, saya berharap Yamaha akan mampu meningkatkan semuanya. Terkadang saya hanya berpikir seperti itu.”

“Di Austin, saya sangat menikmati motornya terutama di sektor pertama. Di Jerez, saya sudah mengenal treknya tetapi saya tidak begitu menikmatinya karena saya melihat motor lain berperforma lebih baik. Tapi kemudian saya teringat kembali, ini masih tahun pembelajaran. Semua orang memberikan yang terbaik dan kami juga benar-benar mengerahkan seluruh tenaga. Kami tahu situasinya, dan kami tidak menyerah,” pungkas Toprak yang saat ini menempati peringkat 20 setelah berhasil mencetak poin pertamanya di MotoGP ketika finis ke-15 di GP Amerika.






