Home MotoGP Miguel Oliveira Ungkap Perbedaan Utama Ban Pirelli Vs Michelin

    Miguel Oliveira Ungkap Perbedaan Utama Ban Pirelli Vs Michelin

    Miguel Oliveira - BMW
    Miguel Oliveira - BMW

    RiderTua.com – Para pembaca setia RiderTua. Miguel Oliveira berkompetisi di MotoGP selama 7 tahun. Dia berhasil memenangkan 5 balapan untuk KTM antara 2019 hingga 2022, kemudian pindah ke tim satelit Aprilia untuk 2 tahun, dan pada 2025 atau musim terakhirnya di MotoGP dia bersama tim Pramac Yamaha. Lalu rider asal Portugal itu pindah ke Superbike untuk 2026 bergabung dengan tim pabrikan BMW.

    Seperti diketahui, saat ini MotoGP masih menggunakan ban Michelin sementara di WSBK pakai Pirelli. Jadi, disaat pembalap MotoGP masih menunggu tes pertama mereka dengan Pirelli yang akan mulai digunakan pada 2027, Oliveira sudah merasakan keduanya.

    Miguel Oliveira Ungkap Perbedaan Utama Ban Pirelli Vs Michelin

    Toprak Razgatlioglu - Miguel Oliveira
    Toprak-Razgatlioglu – Miguel-Oliveira

    Oliveira berhasil beradaptasi dengan baik dalam debutnya di WSBK. Dia meraih 3 podium dalam balapan kandangnya di Portugal (seri ke-2).

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Apa perbedaan utama antara Pirelli dan Michelin? “Hal terpenting dari Pirelli adalah mereka punya rentang kerja (working window) sekitar 40° untuk ban depan. Artinya, meskipun kita berkendara di lintasan dengan suhu 10°C atau 40°C, ban depan akan dengan cepat mencapai suhu ideal dan akan tetap stabil. Ban belakang berubah secara normal, tetapi secara umum ban seperti hanya ditopang oleh udara dan bukan oleh kerangka yang kaku (karkas) dan kemudian karet,” jelas Oliveira.

    Penyataan Oliveira tersebut sejalan dengan penjelasan yang diberikan direktur Pirelli Motorcycle Racing Giorgio Barbier sebelumnya. “Tentu saja kami memiliki konstruksi (casing), dimensi (ukuran), dan kompon yang berbeda dibandingkan dengan Michelin. Itu berarti, cara kerja tekanan di dalam ban kami akan berbeda,’ jelas Barbier.

    Giorgio Barbier menambahkan, “Misalnya, tekanan kerja kami lebih tinggi daripada yang Michelin gunakan sekarang. Kebutuhan akan fleksibilitas ban yang mereka miliki sekarang, mungkin tidak terlalu diperlukan dengan ban kami.”

    Miguel Oliveira
    Miguel-Oliveira – MotoGP

    Oliveria menambahkan bahwa berdasarkan pengalamannya, mungkin lebih mudah pindah dari Pirelli ke Michelin ketimbang sebaliknya.

    Sementara itu, seorang manajer tim WSBK mengatakan bahwa performa Pirelli tidak berubah drastis meskipun ada fluktuasi tekanan yang disebabkan oleh ‘dirty air’ atau udara kotor di belakang motor lain. “Motor tidak banyak berubah jika tekanan ban (Pirelli) 2,1 atau 2,4 bar,” ujarnya.

    Tekanan minimum Michelin saat ini adalah 1,8 bar untuk ban depan dan 1,68 bar untuk ban belakang.

    BTW, para pembalap MotoGP diperkirakan akan melakukan tes pertama dengan Pirelli selama tes pasca balapan di Brno pada Juni mendatang. Dan Michelin akan ‘tukar posisi’ dengan Pirelli. Michelin pindah ke Superbike dan Pirelli ke MotoGP muali 2027.

    Apakah hal ini juga menjadi penyebab kesulitan Toprak Razgatlioglu beradaptasi di MotoGP?

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini