RiderTua.com – Bro-Sis pembaca setia RiderTua, Fortuner masih menjadi andalan di pasar SUV ladder frame dengan lebih dari 2 ribu unit terjual sepanjang bulan lalu. Dari beberapa varian yang dijual, varian termurahnya yang justru terjual lebih sedikit.
Fortuner Bermesin 2.400 cc Paling Sedikit Terjual?
Dari beberapa model SUV ladder frame yang dijual, Toyota Fortuner menjadi model yang cukup populer di pasarnya. Performa penjualannya sejauh ini masih cukup bagus, dengan ribuan unit bisa terjual tiap bulannya. Untuk bulan Maret 2026, lebih dari 2 ribu unit sudah terjual, dengan varian bermesin 2.800 cc yang paling laris dengan hasil mencapai 2.778 unit.

Sementara varian bermesin 2.700 cc hanya terjual 22 unit, dan 2.400 cc mencatatkan 16 unit saja. Padahal Toyota Fortuner varian ini yang paling murah dijual, yaitu mencapai Rp 583,7 juta untuk transmisi manual dan Rp 601,8 juta untuk transmisi otomatis alias matik. Tetap saja, varian di atasnya yang paling banyak dicari meski harganya lebih mahal, bahkan ada yang tembus Rp 700 jutaan.
Konsumen lebih memilih varian tertingginya karena fiturnya lebih lengkap, serta punya mesin lebih bertenaga dari model 2.400 cc. Padahal varian 2.400 cc sudah dilengkapi dengan fitur seperti vehicle stability control, traction control, trailer sway control, emergency brake signal, hingga hill start assist. Tapi sepertinya ini belum cukup untuk memberikan performa optimal kalau masih ada fitur yang belum lengkap.

Hanya Mesin di Bawah 3.000 cc
Kalau dilihat, Toyota Fortuner hanya menyediakan pilihan mesin di bawah 3.000 cc, sementara mereka juga memproduksi model bermesin 4.000 cc. Tapi untuk model yang satu ini tidak dijual di Indonesia, melainkan diekspor, sepertinya karena kapasitas mesinnya yang terlalu besar. Meski hanya menyediakan tiga pilihan mesin kurang dari 3.000 cc, ini sudah cukup untuk membantu penjualannya dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai SUV ladder frame, Fortuner tetap unggul atas sejumlah rival di pasarnya. Termasuk Mitsubishi Pajero Sport dan Isuzu MU-X yang sudah menjadi lawannya, tapi Pajero Sport yang sering berhadapan dengan mobil Toyota tersebut.






