Home MotoGP Jack Miller: M1 Masih Lambat, Kami Benar-benar Butuh Swing Arm Baru dan...

    Jack Miller: M1 Masih Lambat, Kami Benar-benar Butuh Swing Arm Baru dan Sasis Baru

    Jack Miller
    Jack Miller

    RiderTua.com – Balik lagi bareng RiderTua. Sekali lagi Jack Miller gagal mencetak poin. Rider Pramac Yamaha itu hanya menempati posisi ke-19 dalam kualifikasi dan finis di posisi ke-14 dalam sprint race hari Sabtu di COTA. Performanya juga tidak meningkat pada race utama hari Minggu, dimana Miller hanya finis ke-16 kalah 0,76 detik dari rekan setimnya Toprak Razgatlioglu yang finis di posisi ke-15 sekaligus menjadi pembalap Yamaha terbaik dalam balapan. Sementara 2 pembalap tim pabrikan Yamaha, Fabio Quartararo finis ke-17 dan Alex Rins ke-18 atau paling buncit.

    Balapan akhir pekan di GP Amerika kembali menunjukkan bahwa Yamaha M1 V4 yang baru masih belum mampu tampil kompetitif. Bayangkan, 4 pembalapnya finis di 4 posisi paling akhir. Bahkan Miller menyebutnya dengan ‘M1 Cup’. “Saya bertarung dengan baik melawan pembalap Yamaha lainnya. Kami berkompetisi di M1 Cup. Tetapi jujur ​​saja, kecepatan mulai dari pertengahan hingga akhir balapan tidak terlalu buruk. Tentu kami tidak mencetak rekor, tetapi kami secara konsisten berada di kisaran 2:03 menit,” ujar rider Pramac Yamaha itu sambil tersenyum.

    Jack Miller: M1 Masih Lambat, Kami Benar-benar Butuh Swing Arm Baru dan Sasis Baru

    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller
    Toprak Razgatlioglu – Jack Miller

    Jack Miller secara blak-blakan mengungkap kelemahan Yamaha M1. “Kami tahu masalah kami, motor ini lambat. Kami harus meningkatkan performa, mendapatkan feel yang lebih baik pada roda depan, dan lebih banyak grip,” jelas rider berusia 31 tahun itu.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Seri ke-4 musim 2026 akan kembali di Eropa yang akan dibuka dengan GP Spanyol di Jerez pada 24-26 April mendatang. “Kami akan kembali balapan ke Eropa, kami punya waktu istirahat 3 pekan. Mudah-mudahan kami akan mendapatkan pembaruan untuk Jerez. Kami benar-benar membutuhkan swing arm baru dan sasis baru. Itu sedang dikerjakan, begitu juga penyesuaian pada mesin,” jelas Miller.

    Apakah ada kemungkinan melakukan tes sebelum Jerez? “Tidak mungkin sebelum Jerez. Banyak insinyur sudah pulang ke Jepang, termasuk rekan-rekan kami dari Italia, untuk terus bekerja di sana dan mendorong perkembangan semaksimal mungkin. Ini adalah masa-masa sulit, kejuaraan tidak menunggu siapa pun. Jadi kita harus memanfaatkan setiap kesempatan dan terus mendorong,” jawab rider berjuluk Thriller Miller itu.

    Jack Miller
    Jack Miller

    Meski begitu Miller merasakan perkembangan positif dalam proyek tersebut. “Momentumnya jelas ada. Tantangan terbesar pertama adalah menurunkan 4 motor ke lintasan, dan Yamaha berhasil melakukannya. Kemudian langsung muncul tantangan berikutnya. Mereka ingin beristirahat sejenak, tetapi langsung dibombardir dengan data dari tes. Semua pembalap berkata, ‘ini buruk, ini buruk’ dan begitulah para pembalap. Kemudian mereka harus menyaring apa yang sebenarnya pembalap maksud dan meresponnya dengan tepat,” jelas Miller.

    Miller menegaskan bahwa semua kemajuan butuh waktu. “Naif kalau berpikir semuanya akan langsung berjalan lancar. Kami tertinggal sekitar 25 atau 26 detik. Saya kalah beberapa detik lagi dalam balapan, ketika motor Zarco keluar ke lintasan di depan saya. Tetapi rasanya seperti akhir pekan yang lebih normal dibandingkan beberapa akhir pekan terakhir. Sejauh ini saya lebih puas daripada yang saya rasakan tahun ini. Kecepatan saya di akhir balapan bagus, dan secara pribadi itu adalah balapan yang solid. Tetapi sebagai tim, kami harus meningkatkan,” imbuhnya.

    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller
    Toprak Razgatlioglu – Jack Miller – Yamaha Pramac

    Miller memuji rekan setim barunya Toprak Razgatlioglu yang mencetak poin pertamanya di Austin. “Toprak melakukan pekerjaan yang fantastis, dia balapan dengan kuat. Saya harus bekerja keras untuk mengejar kelompok yang termasuk dia dan Fabio. Roda depan saya sedikit selip di Tikungan 11, yang membuat saya kehilangan sekitar 2 detik. Saya melihat dia dan Fabio menampilkan balapan yang bagus. Saya berharap mereka saling menahan, tetapi dia melakukan pekerjaan yang sangat baik,” pungkasnya.

    Dalam klasemen, Quartararo menjadi pembalap terbaik Yamaha dengan menempati peringkat 17 dengan 6 poin dan Rins di peringkat 18 dengan 3 poin. Sementara Toprak di peringkat 20 dengan 1 poin, sedangkan Miller belum mencetak satu pun poin.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini