RiderTua.com – Apa kabar Bro-Sis? Ada info seru nih dari meja redaksi RiderTua, GPX DX1 dan Yamaha QBIX adalah dua skutik 125cc yang telah dipasarkan di Thailand. Sangat kompetitif karena motor di kelas ini menjadi kendaraan harian, tapi menawarkan desain unik, ukuran kompak, serta fitur praktis.
Di antara banyak pilihan, menarik untuk dibandingkan karena sama-sama menyasar pengguna muda yang ingin skutik bergaya modern namun tetap praktis. Keduanya punya karakter berbeda: DX1 tampil lebih sederhana dengan harga agresif, sementara QBIX terkenal dengan desain kotak futuristik dan fitur yang lebih lengkap.
βΆDaftar Isi
GPX DX1: Skutik Urban Simpel dengan Harga Sangat Kompetitif

GPX DX1 menggunakan mesin 1 silinder 124,8cc sistem injeksi GPX-Fi pendingin udara. Mesin ini dirancang untuk penggunaan komuter harian dengan karakter halus dan konsumsi bahan bakar yang efisien, dipadukan dengan transmisi CVT otomatis yang membuatnya mudah dikendarai di lalu lintas kota.
Motor ini memakai rangka underbone frame dengan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang single shock yang bisa diatur preload-nya. Sistem pengereman menggunakan Combined Brake System (CBS) untuk membantu distribusi pengereman lebih stabil bagi pengendara pemula.

Bobotnya sekitar 120 kg dengan ground clearance sekitar 110 mm, sehingga cukup stabil sekaligus mudah dikendalikan di jalan perkotaan. Dari sisi fitur, DX1 menawarkan beberapa perlengkapan yang cukup menarik untuk kelasnya seperti smart key system dengan remote, kompartemen bawah jok sekitar 20 liter, parking brake lever, serta lampu LED.
Motor ini memang difokuskan sebagai skuter harian yang praktis dan mudah digunakan oleh berbagai kalangan. Di pasar Thailand, GPX DX1 dibanderol sekitar 54.500 Baht atau kira-kira sekitar Rp 28,5 jutaan.
Yamaha QBIX: Skutik Futuristik dengan Fitur Lebih Lengkap

Yamaha QBIX merupakan salah satu skutik paling unik dari Yamaha karena desainnya yang berbentuk kotak dengan gaya futuristik. Motor ini menggunakan mesin 1 silinderΒ 125cc SOHC 2-klep injeksi pendingitisn udara. Menghasilkan tenaga sekitar 11 hp pada 8.500 rpm dan torsi sebesar 10,3 Nm pada 6.500 rpm, disalurkan melalui transmisi CVT otomatis.
Karakter mesin QBIX cukup responsif untuk penggunaan dalam kota dan dikenal cukup efisien bahan bakar. Dari sisi sasis, motor ini menggunakan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang tunggal, dengan sistem pengereman cakram depan serta pilihan ABS.

Salah satu keunggulan QBIX ada pada fitur praktisnya. Skutik ini dilengkapi charging socket untuk mengisi daya ponsel, ruang penyimpanan bawah jok yang besar hingga sekitar 22,5 liter, serta desain bodi yang sangat kompak sehingga mudah bermanuver di jalan sempit atau parkiran padat.
Untuk harga di Thailand, Yamaha QBIX dibanderol sebesar 63.300 Baht atau jika dikonversikan menjadi sebesar Rp 33,1 jutaan tergantung tipe dan dealer setempat.
| Aspek | GPX DX1 | Yamaha QBIX |
|---|---|---|
| Segmen | Skutik urban 125cc | Skutik urban futuristik 125cc |
| Mesin | 4-tak 1 silinder pendingin udara | 4-tak 1 silinder SOHC 2-klep pendingin udara |
| Kapasitas | 124,8 cc | 125 cc |
| Sistem Bahan Bakar | GPX-Fi (Fuel Injection) | Fuel Injection |
| Tenaga | – | 11 hp @ 8.500 rpm |
| Torsi | – | 10,3 Nm @ 6.500 rpm |
| Transmisi | CVT otomatis | CVT otomatis |
| Rangka | Underbone frame | Underbone frame |
| Suspensi Depan | Teleskopik | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Single shock (adjustable preload) | Single shock |
| Sistem Rem | Cakram depan, CBS | Cakram depan, opsi ABS |
| Bobot | 120 kg | 108 kg |
| Ground Clearance | 110 mm | 135 mm |
| Kapasitas Bagasi | 20 liter | 22,5 liter |
| Pencahayaan | LED | LED |
| Fitur Tambahan | Smart key, parking brake lever | Charging socket, desain bodi kotak futuristik |
| Harga (Thailand) | 54.500 Baht (sekitar Rp 28,5 jutaan) | 63.300 Baht (sekitar Rp 33,1 jutaan) |







