Home MotoGP Maverick Vinales: Hasil Buruk di GP Thailand, Itu Kesalahan Saya Karena Saya...

    Maverick Vinales: Hasil Buruk di GP Thailand, Itu Kesalahan Saya Karena Saya Salah Memilih Suku Cadang

    Maverick Vinales
    Maverick Vinales

    RiderTua.com – RiderTua readers di rumah maupun di mana saja. Maverick Vinales hanya mampu finis di posisi ke-19 dalam sprint race dan ke-16 dalam race utama pada seri pembuka MotoGP musim 2026 di GP Thailand. Ini artinya, rider berusia 30 tahun itu gagal mencetak poin untuk penampilan pertamanya di tahun kedua bersama tim Tech3 KTM.

    “Jelas, saya tidak senang. Saya bekerja sepanjang musim dingin dengan satu tujuan, yaitu untuk meraih posisi teratas. Tapi kenyataannya kami sangat jauh dari target itu. Jadi, tentu saja kami tidak puas dengan hasil itu karena seluruh persiapan kami sebenarnya untuk hasil yang berbeda. Tapi memang benar bahwa ini adalah balapan yang sangat spesifik,” ujar Vinales kecewa..

    Maverick Vinales: Hasil Buruk di GP Thailand, Itu Kesalahan Saya Karena Saya Salah Memilih Suku Cadang

    Maverick Vinales
    Maverick Vinales

    Maverick Vinales melanjutkan, “Saya menjalani seluruh pramusim dengan satu arah pengembangan, menunggangi motor yang saya yakini akan bekerja dengan baik. Tetapi pada akhirnya, ternyata itu gagal. Itu kesalahan saya, saya salah memilih suku cadang. Tetapi untungnya, saya bisa memperbaikinya. Saya bisa menggunakan set-up motor yang digunakan rekan setim saya, yang sepertinya bekerja sedikit lebih baik. Ini sangat disayangkan, karena ini balapan pertama. Tetapi masih ada banyak balapan untuk menebusnya.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Vinales menekankan bahwa pertarungan sebenarnya baru dimulai pada balapan di Eropa, karena para pembalap lebih familiar dan lebih nyaman dengan kondisi disana. “Musim lalu berjalan tidak seperti yang saya harapkan, karena cedera. Awalnya berjalan sedikit sesuai ekspektasi saya, tetapi kemudian karena cedera saya absen selama 6 bulan. Dan itu sangat sulit. Saat balapan di Thailand, kami menggunakan ban yang jauh lebih keras dari biasanya. Kira-kira saya baru bisa melihat level saya di balapan Eropa, di mana bannya lebih lunak, dengan cengkeraman yang lebih baik, dan dalam kondisi yang lebih baik,” imbuh rider berjuluk Top Gun itu.

    Jorge Lorenzo - Maverick Vinales
    Jorge Lorenzo – Maverick Vinales

    BTW, untuk pertama kalinya Vinales hadir dalam acara WOW Madrid (Way of Warrior), sebuah acara MMA (Mixed Martial Arts) tingkat tinggi yang menggabungkan olahraga, pertarungan, dan hiburan.

    Vinales mengatakan, “Ini pertama kalinya saya datang ke WOW. Saya sudah menjadi penggemarnya selama bertahun-tahun, tetapi ini pertama kalinya saya bisa hadir. Saya datang dengan pikiran terbuka, siap untuk bersenang-senang dan menikmati semua pertarungan. Saya menyukai semua seni bela diri. Saya sudah berlatih sejak kecil. Tentu saja sejak saya berada di MotoGP saya tidak bisa banyak berlatih, karena saya rasa tidak terlalu baik jika saya sampai cedera. Tetapi saya penggemar berat tinju dan juga Muay Thai. Dua olahraga yang sangat saya sukai.”

    Toprak Razgatlioglu - tinju , boxing
    Toprak Razgatlioglu – tinju

    Siapa pembalap yang juga menyukai tinju atau seni bela diri lainnya? “Di paddock, suasana lebih ke ‘peace and love’ (cinta damai). Setahu saya, tidak banyak orang yang menyukainya. Saya tahu ada beberapa pembalap, seperti Toprak Razgatlioglu yang cukup sering berlatih tinju. Tetapi saya belum pernah melihat ada pembalap lain yang berlatih setiap hari,” pungkas rekan setim Enea Bastianini itu. Penampilan Bestia sedikit lebih baik ketimbang Vinales, dengan hanya finis ke-17 dalam sprint dan ke-12 dalam race utama di GP Thailand sehingga dia berhasil mencetak 4 poin.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini