RiderTua.com – Halo pembaca RiderTua di mana pun berada, Geely EX2 alias Xingyuan mencatatkan hasil penjualan yang memuaskan di China sepanjang tahun lalu dan menjadi model BEV terlaris disana. Tapi ini justru membuat kompetitornya ingin menyaingi model hatchback listrik tersebut.
Calon Rival EX2 yang akan Dijual di China
Tentu tidak mengejutkan kalau Chery ingin menyaingi Geely setelah sukses dengan Xingyuan atau EX2. Keduanya sudah cukup lama bersaing satu sama lain di kampung halamannya, dan keduanya juga mencetak hasil penjualan yang cukup bagus tiap tahunnya. Untuk menghadang dominasi EX2, mereka menyiapkan model serupa dengan nama QQ3.

Nama QQ tentu tidak terdengar asing bagi sebagian orang, karena model ini sempat dijual disini beberapa tahun lalu, sebelum Chery hengkang dari pasar mobil di Indonesia. Tidak seperti modelnya yang punya desain mirip dengan Wuling Air EV maupun Seres E1, QQ3 berukuran lebih besar, dan dengan desain lebih modern tapi masih memperlihatkan kesan retro-nya. Memang desain semacam ini semakin populer diterapkan pada mobil listrik, tak terkecuali QQ3.
Karena menjadi lawannya EX2, dimensinya tidak jauh berbeda, walau EX2 dibuat lebih modern, sedangkan QQ3 lebih menegaskan kesan retro. Mobil ini sudah dilengkapi dengan headunit model floating berukuran 15,6 inci dengan chipset Snapdragon 8155 dan voice command. Tidak sampai disitu, wireless charging juga disediakan untuk QQ3 oleh Chery.

Hanya Dijual di China?
QQ3 bakal menyediakan baterai berkapasitas 29,5 kWh dan 41,3 kWh, masing-masing punya jarak tempuh sejauh 310 km dan 420 km, serta tenaga 78 hp dan 121 hp. Model ini akan dijual di China tanggal 10 Maret mendatang, tapi sudah ada banyak peminatnya, dengan 27.139 unit yang sudah dipesan. Soal harganya, model ini dibanderol mulai dari Rp 153 juta sampai Rp 241 jutaan, cukup murah untuk mobil hatchback listrik.

Nampaknya QQ3 tidak akan dijual di pasar global seperti rivalnya. Sebenarnya lawannya tidak hanya EX2 saja, tetapi juga dua hatchback dari BYD, yang tidak lain adalah Dolphin dan Seagull (Atto 1).








