RiderTua.com – Halo para penikmat MotoGP dan berita otomotif di RiderTua, Gigi Dall’Igna merupakan salah satu sosok paling berpengaruh di dunia balap motor modern. Berkat tangan dinginnya, insinyur asal Italia itu menciptakan teknologi dan terobosan yang kemudian banyak ditiru pabrikan lain. Di bawah kepemimpinannya, Ducati berkembang pesat dari pabrikan ‘underdog’ menjadi pabrikan terkuat di MotoGP dalam beberapa tahun belakangan ini…
Salah satu inovasi briliannya adalah ride height device atau perangkat pengaturan ketinggian. “Mungkin kami mulai menggunakan sistem pengaturan ketinggian sekitar 2018 dan telah meningkatkannya setiap tahun baik sistemnya sendiri, jarak tempuhnya, maupun cara kerjanya. Sekarang sebenarnya cukup kompleks. Peningkatan untuk 2026 bukan tentang keandalan tetapi tentang performa,” jelas Dall’Igna.
Gigi Dall’Igna: Filosofi Ducati Mirip dengan Valentino Rossi dan Akademinya

Terkait perubahan aturan MotoGP pada 2027 dengan mesin 850cc, aerodinamis dibatasi, dan larangan penggunaan ride height device, menurut Gigi Dall’Igna itu merupakan langkah yang memang diperlukan. “Dalam waktu yang cukup lama aturan di MotoGP tidak berubah, jadi sekaranglah saatnya untuk berubah,” ujarnya.

Loris Capirossi, MotoGP 850cc: Tenaga Motor yang Lebih Rendah Bukan Berarti Balapan Menjadi Kurang Seru
Capirossi mengungkapkan bahwa insiden crash yang dialami Daijiro Kato di sirkuit Suzuka…
Apa alasan utama di balik peraturan baru tersebut? “Terutama karena kecepatan motor. 360 km/jam? Itu cukup tinggi. Saya menganggap penting untuk mengurangi kecepatan itu karena sirkuit saat ini benar-benar tidak memadai. Kita harus ingat bahwa peraturan ini akan berlaku hingga 2032, jadi masih ada banyak waktu untuk meningkatkan dan menaikkan kecepatan motor 850cc lagi,” jawab Luigi Dall’Igna.
Disamping fokus pada musim 2026, Ducati juga mengerjakan proyek 2027. Namun Dall’Igna mengakui bahwa dengan peraturan baru tersebut kemungkinan margin teknis awalnya akan berkurang. “Hmm, sebelumnya juga tampak seperti tidak ada peluang, tetapi kemudian kami mengembangkan ide-ide baru, konsep-konsep baru, dan solusi-solusi baru. Saya rasa akan sama untuk 2027. Tentu saja, kemungkinan pengembangan di awal akan lebih kecil dibanding sekarang, tetapi orang-orang akan menghadapi tantangan ini,” jelas insinyur berusia 59 tahun itu.

Dall’Igna senang dengan cara kerja Ducati. “Saya rasa kami satu-satunya yang tidak mencoba meniru pabrikan lain. Kami melatih karyawan kami secara internal. Kami merekrut mahasiswa muda dan melatih mereka dalam sistem kami, dan terus terang saya sangat senang dengan filosofi ini. Kami punyai banyak anak muda berbakat yang dapat menjadi landasan yang bagus untuk masa depan,” ungkapnya.
Bahkan Dall’Igna juga membandingkan filosofi Ducati dengan Valentino Rossi dan akademinya (VR46 Riders Academy). “Kita harus beradaptasi dengan alat-alat yang ada. Saya kagum dengan para pembalap muda. Saya sangat menikmati bekerja dengan mereka, karena mereka memiliki perspektif yang masih fresh. Itu membantu kami tetap merasa muda! Kurang lebih seperti Valentino Rossi. Dia mendirikan akademi dengan pembalap muda dan mendapat manfaat darinya. Hal yang sama terjadi pada kami,” ungkap Gigi sambil tersenyum.

Saat ini Ducati adalah pabrikan yang paling sukses di MotoGP, dengan total meraih 88 podium. “88 podium adalah angka yang benar-benar mengesankan. Tentu saja, cepat atau lambat hari itu akan tiba ketika keadaan berubah. Begitulah kenyataannya dalam olahraga. Tapi saya harap hari itu masih jauh,” ujar Dall’Igna realistis.
Pada 2026, semua pabrikan di MotoGP termasuk Ducati melakukan 2 pekerjaan sekaligus yakni bertarung untuk memperebutkan gelar dunia pada 2026 sambil mengembangkan motor 850cc yang baru. “Semuanya bergantung pada hasil tes di Sepang. Jika berjalan baik, kami akan punya waktu untuk fokus pada proyek 2027. Jika tidak, kami harus terus fokus pada 2026. Bagi pabrikan kecil seperti kami, penting untuk memahami situasi dan bertindak sesuai dengan itu. Kami belum bisa tenang,” pungkas general manajer Ducati Corse itu.

Valentino Rossi: Mesin 850cc? Saya Tidak Ragu Ducati akan Siap Menghadapi Musim 2027!
Usai acara peluncuran livery 2026, ketika Rossi ditanya terkait kerjasama mereka dengan…






