RiderTua.com – Untuk kalian yang rutin mampir ke RiderTua, ada berita menarik di kubu Ducati… saat peluncuran MotoGP di Kuala Lumpur, Davide Tardozzi kembali menyanjung Marc Marquez. Usai meraih gelar dunia MotoGP pada 2025, jelas kini The Baby Alien menjadi ujung tombak proyek MotoGP sekaligus menjadi tolok ukur bagi Ducati..
“Kami menguji banyak suku cadang dan para pembalap puas dengan beberapa komponen di antaranya. Secara keseluruhan, saya rasa hasil tes sangat positif. 4 motor kami masuk 5 besar, jadi tim sangat senang,” ujar manajer tim Ducati Lenovo itu..
Davide Tardozzi: 2017 – 2018 Kami Gagal Juara Dunia, Saat Itu Kami Belum Punya Marc Marquez

Meski hasil tes sangat positif, Tardozzi tak mau jumawa. Dia yakin pabrikan lain juga meningkat secara signifikan. “Kami tahu betul, bagaimana rival kami bekerja. Kami tahu apa yang mampu mereka lakukan dan mereka banyak meningkatkan diri untuk menghadapi musim baru. Di awal musim, kita tidak bisa menarik kesimpulan apapun. Kita harus menunggu hingga pertengahan musim, untuk memahami siapa yang akan bersaing untuk memperebutkan gelar dunia,” ujar bos berusia 64 tahun itu.

Davide Tardozzi: Marc Marquez Pembalap yang Diinginkan Setiap Pabrikan
Setelah apa yang terjadi pada Pecco Bagnaia musim lalu dimana juara dunia…
Ducati berhasil mengembalikan Marc ke jalur kemenangan. “Ketika kita berada di puncak, selalu ada orang yang ingin menjatuhkan kita. Tetapi sejak 2017 hingga 2018 kami selalu bertarung untuk meraih gelar dunia. Sayangnya, saat itu kami belum punya Marc. Itulah sebabnya, tim lain yang meraih juara dunia,” imbuh Tardozzi.

Dari pernyataanya di atas, Tardozzi tampak mengabaikan kerja keras Pecco Bagnaia yang berhasil membawa Ducati mengakhiri paceklik gelar dunia setelah 15 tahun (terakhir Casey Stoner pada 2017). Tardozzi terdengar lebih menonjolkan Marc.
Tapi dia menegaskan bahwa Pecco akan menjadi rival yang tangguh musim ini. “Di awal tahun, ketika dia kembali dari liburan musim dingin, saya melihat Pecco yang benar-benar berbeda, dengan mentalitas yang berbeda yang mengingatkan saya pada dirinya di 2024. Dia akan menjadi rival yang sangat sulit dikalahkan di balapan mendatang,” pungkas Tardozzi usai tes Sepang.

Davide Tardozzi: Ducati Utamakan Marquez, Kami Belum Bernegosiasi dengan Pecco Bagnaia
Dia menjelaskan, "Kami banyak berbicara dengan Pecco, karena kami menganalisis secara menyeluruh…






