RiderTua.com – Halo sobat pembaca RiderTua. Jack Miller dan juga 3 pembalap Yamaha MotoGP lainnya bekerja keras untuk memajukan pengembangan M1 V4 yang baru. Namun sayangnya pekerjaan terhenti pada tes hari kedua, setelah Yamaha memerintahkan semua pembalap untuk istirahat guna menyelidiki kerusakan mesin yang dialami oleh Fabio Quartararo dan Toprak Razgatlioglu. Quartararo terjatuh di tikungan 5 pada tes hari pertama yang disinyalir karena masalah teknis.
Pada tes hari Kamis atau hari terakhir, semua pembalap Yamaha diizinkan kembali turun ke lintasan. Tapi tidak ada satu pun yang berhasil mencetak catatan waktu tercepat. Miller finis di posisi ke-18 dalam catatan waktu gabungan selama 3 hari tes tertinggal 1,754 detik dari Alex Marquez (Gresini Ducati) yang menjadi pembalap tercepat. Sementara pembalap Yamaha tercepat adalah Alex Rins yang menempati posisi ke-14.
Jack Miller: Masalah pada M1 V4? Saya Tidak Bisa Memberitahu, Pertanyaan Selanjutnya!

Jack Miller menjelaskan, “Saya tidak mencapai apa yang saya inginkan, saya hanya butuh lebih banyak waktu dengan spek motor yang sama. Kami sudah mengerahkan semua kemampuan kami selama beberapa hari terakhir, menguji banyak suku cadang, dan mencoba memberikan umpan balik sebaik mungkin.”

Jack Miller Sempat ingin Bergabung di Ducati WSBK: Karena Kontrak Datang Terlambat, Tahun Lalu Saya Berbicara dengan Gigi Dall’Igna
Dalam fase menunggu tersebut, Miller mengaku bahwa dia sempat berkeinginan bergabung di…
“Kami mencoba memahami perbedaan antar suku cadang, misalnya pada sasis. Sekarang kami telah mencapai titik di mana ini tentang mendapatkan pengalaman dengan spek yang sama, membiasakan diri dengannya, dan memahami elektronik dengan lebih baik,” imbuh rider tim Pramac itu.
Ketika Yamaha tidak mengizinkan pembalapnya turun ke lintasan, sebagai pembalap seberapa sulitkah situasi ini bagi Miller? “Ya, memang begitu adanya. Tetapi akan sangat naif untuk berpikir, kita dapat membangun motor hanya dalam 9 bulan dan percaya bahwa kita bersaing melawan pembalap terbaik di dunia dan tidak mengalami hari seperti ini. Itu bagian dari permainan. Para kru di Jepang dan Eropa bekerja keras untuk menemukan solusi dan mengembalikan kami ke lintasan. Lebih baik ini terjadi di sini daripada di Buriram,” jawab Miller merujuk pada tes pramusim kedua di Buriram pada 21-22 Februari.

Ada seorang jurnalis yang bertanya kepada Miller, apa masalah sebenarnya dari motor tersebut? “Saya tidak bisa memberi tahu, pertanyaan selanjutnya!” jawab Miller sambil mengangkat bahu.
Sama seperti beberapa pembalap, Miller juga melakukan simulasi sprint pada tes hari terakhir. “Saya melakukan simulasi sprint dan senang dengan hasilnya. Saya 0,8 detik lebih cepat daripada di time trial,” ujar rider berusia 30 tahun itu sambil tersenyum.
Yamaha masih punya waktu 2 hari selama tes di Buriram untuk menyelesaikan paket mereka, sebelum menjalani balapan akhir pekan pertama di GP Thailand pada 27 Februari-1 Maret mendatang.

Jack Miller: Toprak Mengendarai Motornya Seperti Chopper
Yamaha sebagai satu-satunya pabrikan yang masih menduduki peringkat konsesi D, para pembalap…






