RiderTua.com – Para pembaca setia RiderTua, EX30 menjadi salah satu mobil listrik yang dijual di Indonesia sejak tahun 2024. Namun modelnya diketahui mengalami masalah serius pada baterainya yang berpotensi terbakar akibat korsleting, meski ini hanya terjadi di Amerika Serikat.
40 Unit EX30 di AS Alami Masalah Pada Baterainya
Volvo punya beberapa model BEV yang dijualnya, dan EX30 menjadi salah satu diantaranya yang dihadirkan di Indonesia. Modelnya tidak hanya dijual di Indonesia saja, tetapi juga di negara lainnya seperti Amerika Serikat, walau peluncurannya sempat tertunda akibat masalah pada impornya. Tapi mereka bisa mengatasinya dengan EX30 bisa dijual disana.

Namun masalah mulai muncul ketika diketahui ada potensi kebakaran pada baterai EX30. Disebutkan masalah ini terjadi dalam proses perakitan baterai yang menyebabkan pertumbuhan pelapisan lithium atau dendrit pada sel baterai. Tentunya kalau dibiarkan bisa sangat membahayakan karena dapat menimbulkan korsleting yang berujung pada kebakaran baterai dan mobil secara keseluruhan.
Biasanya kalau ini terjadi, produsen segera melakukan recall untuk mengatasi masalah tersebut. Hanya saja Volvo belum menemukan solusi untuk mengatasinya, jadi mereka tidak bisa melakukan perbaikan sebelum ditemukan penanganan masalah pada baterainya. Jadi untuk sekarang mereka meminta para pemilik EX30 untuk memakirkan kendaraan di luar ruangan.

Tidak Menyebar ke Negara Lain?
Masalah ini sudah muncul sejak bulan Juli 2025, dimana salah satu pemilik EX30 mendapat peringatan baterai terlalu panas atau overheating dari panel instrumen mobil. Disebutkan ada 40 unit EX30 yang diduga memiliki masalah pada baterainya di AS, jadi bisa ditebak hanya negara ini yang mendapat masalah tersebut. Belum jelas apakah nantinya mereka bakal menemukan masalah serupa di negara lainnya, termasuk di Indonesia.

Sejauh ini Volvo masih berjualan mobil seperti biasa, dengan EX30 yang menjadi salah satu andalannya di pasar mobil listrik. Meski modelnya dibanderol sekitar Rp 800 jutaan, EX30 menjadi andalannya untuk menghadapi rival di pasarnya, termasuk menghadang Mercedes-Benz EQ series.






