RiderTua.com – Gigi Dall’Igna paham betul apa yang dirasakan Pecco Bagnaia di tengah keterpurukannya musim ini. “Pecco tidak memiliki feeling yang sama terhadap motornya seperti tahun lalu. Itulah masalah utama, mengapa performanya tidak sebaik tahun lalu. Kami sedang memperbaikinya,” ujar general manajer Ducati Corse itu.
Di saat rekan setimnya Marc Marquez tinggal menghitung hari untuk meraih gelar dunia ke-9nya dan Ducati berhasil merayakan juara dunia konstroktor MotoGP musim 2025, Pecco menghadapi masalah yang tak kunjung menemukan solusi. Bahkan dia tampil sangat buruk di Barcelona akhir pekan lalu atau mungkin menjadi balapan akhir pekan terburuknya sejauh ini.
Gigi Dall’Igna : Pecco Bagnaia Pembalap Penting Kedua Bagi Ducati Setelah Casey Stoner, Kami Harus Bantu Dia

Di MotoGP Catalunya, Francesco Bagnaia gagal lolos ke Q2 pada hari Jumat, lalu dalam kualifikasi dia hanya menempati posisi ke-21 di grid start dan finis ke-14 dalam sprint. Finis ke-14 inipun bukan karena performanya sendiri namun karena banyaknya pembalap yang crash dalam balapan. Sungguh ironi bagi juara dunia MotoGP dua kali itu.
Luigi ‘Gigi’ Dall’Igna menegaskan, “Kami percaya padanya dan dia percaya pada kami. Itu yang terpenting. Saya bisa berjanji bahwa kami akan melakukan yang terbaik untuk meningkatkan performa Pecco, untuk mengembalikan feeling yang sama seperti tahun lalu, dan jika memungkinkan bahkan lebih baik. Kita semua manusia. Terkadang kita tidak tampil seperti yang diharapkan. Terkadang memang seperti itu.”

“Melihat pembalap penting seperti Pecco dengan masalah besar seperti itu, jelas membuat saya tidak senang. Kami berusaha meningkatkan performanya. Dia pembalap penting bagi Ducati karena dia membantu kami membawa kembali gelar Juara Dunia ke Ducati. Dia berhasil memenangkan dua gelar berturut-turut. Dia pembalap terpenting bagi Ducati setelah Casey Stoner. Kami akan membantunya kembali ke performa kuatnya. Itulah target saya untuk masa depan,” pungkas insinyur asal Italia berusia 59 tahun itu.
Balapan berikutnya akan digelar di Misano di sirkuit Marco Simoncelli akhir pekan ini. Karena Marc Marquez gagal mencetak ‘match poin’ di Catalunya, ada kemungkinan gelar dunia pembalap 2025 akan disegel di Mandalika.







