Home MotoGP Gigi Dall’Igna Cium Motor Marquez

    Gigi Dall’Igna Cium Motor Marquez

    Gigi DallIgna Cium Motor Marquez
    Gigi DallIgna Cium Motor Marquez

    RiderTua.com – Keberhasilan Marquez memicu euforia di tim Ducati, dan salah satu foto yang paling mencolok yaitu saat Gigi Dall’Igna mencium motor Marc, tepat di nomor 93, memperlihatkan antusiasme dan kepercayaan diri Ducati terhadap pembalap bintang barunya tersebut. Momen ini sempat terekam kamera saat Alex Marquez memberikan wawancara di parc fermé.

    Marc Marquez memulai debutnya bersama Ducati dengan kemenangannya di Sprint Race dan balapan utama di Grand Prix MotoGP Thailand 2025. Kesuksesannya ini mampu membawanya kembali ke puncak klasemen kejuaraan dunia. Itu tidak hanya menunjukkan bakat dan tekadnya, tetapi juga adaptasinya yang sangat cepat terhadap Desmosedici GP24.9.

    Gigi DallIgna Cium Motor Marquez

    Jalan menuju kemenangan ini tidaklah mudah, karena selama sepertiga balapan, Alex Marquez yang memimpin balapan. Namun Marc tahu cara mengelola tekanan ban di beberapa putaran terakhir, sehingga ia menyalip adiknya dan mengamankan kemenangan pertamanya bersama tim barunya. Hasil ini menempatkannya di posisi teratas kejuaraan dunia, diikuti oleh Alex dan Pecco Bagnaia.

    Sementara Ducati menjalani akhir pekan yang luar biasa dengan finis di tiga podium, membuktikan bahwa GP24.9 menjadi motor yang sangat kompetitif. Sementara Marc dan Alex Marquez menempati dua posisi teratas, Pecco Bagnaia melengkapi podium di Thailand. Sedangkan untuk tim lainnya, Franco Morbidelli di posisi keempat, sementara Fabio Di Giannantonio dan Fermin Aldeguer bisa mencetak poin penting.

    Marc Marquez - GP Thailand 2025
    Marc Marquez – GP Thailand 2025

    Gigi selaku direktur teknis Ducati mengungkapkan kepuasannya dengan performa tim selama seri pembuka tahun ini. Meskipun balapan pertama selalu menjadi yang tersulit, Marc bisa menjalani akhir pekan yang sempurna, dan Pecco juga sudah melakukan pekerjaan dengan bagus. “Ini bukan lomba saling kejar-kejaran seperti lari marathon, yang terpenting adalah mempertahankan kecepatan dan konsistensi agar bisa bersaing hingga akhir kejuaraan,” katanya.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan saat race yaitu ketika Marc Marquez membiarkan adiknya menyalipnya untuk sementara waktu agar ia bisa mengatur suhu ban depan. Dall’Igna membela keputusan tersebut karena pengaturan tekanan dan suhu ban sudah sesuai rencana, meskipun suhu sekitar lintasan terpantau sedikit lebih rendah dari yang diharapkan. Ducati memiliki perangkat lunak yang membantu para pembalapnya untuk membuat keputusan tersebut dalam balapan.

    Untuk tim remsi Ducati, mereka memilih peningkatan pada GP24 ketimbang motor yang baru (GP25). GP24.9 terbukti menjadi motor pemenang sejak seri pertama, namun tim sudah merencanakan sejumlah peningkatan untuk dites di Jerez. Mereka akan melalui empat seri berikutnya dengan konfigurasi yang sama seperti di Thailand, serta sejumlah peningkatan lainnya.

    Dengan kemenangan ini, Marc Marquez membuktikan kepindahannya ke Ducati merupakan langkah yang bijaksana. Walau ia sekarang memiliki peluang kejuaraan di tangannya, belum dipastikan apakah ia bisa mempertahankan performanya sepanjang musim ini.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini