RiderTua.com – Jorge Martin memulai race hari Minggu di Misano dengan menjanjikan setelah dia berada di lini depan balapan ketika hujan mulai turun. Pembalap yang start dari posisi ke-4 di grid itu adalah satu-satunya pembalap terdepan yang memutuskan untuk masuk pit dan mengganti motor.
Namun tak dinyana dan tak diduga, hujan tiba-tiba berhenti dan setelah beberapa lap Martin harus masuk pit lagi untuk kembali mengganti motor. Setelah itu rider Pramac Ducati itu berada di posisi ke-15 dan terlalu jauh tertinggal untuk naik ke posisi lebih jauh kedepan. Pada akhirnya dia harus puas dengan posisi ke-15 dengan hanya memperoleh 1 poin Kejuaraan Dunia.
Jorge Martin : Saya Memutuskan Masuk Pit Karena Hujan, Tak Ada Kata Lain!

Sebaliknya, rival kuatnya dalam perebutan gelar dunia Pecco Bagnaia memutuskan tidak masuk pit untuk mengganti motor. Rider Ducati Lenovo itu finis di posisi ke-2 di belakang pemenang Marc Marquez dan dengan demikian mencetak 20 poin. Kini pembalap tuan rumah itu mengurangi defisitnya dari pemimpin klasemen Jorge Martin menjadi 7 poin.
Ketika ditanya, apa yang mendorongnya masuk ke pit? Dengan kesal Martin menjawab, “Karena hujan! Apa yang bisa saya katakan selain itu. Tentu saja mungkin untuk menunggu satu atau dua lap lagi. Saya tidak menerapkan strategi yang tepat, itu sudah pasti.”
“Menurutku saya lebih memikirkan balapan ketimbang peringkat di klasemen. Dan untuk memenangkan balapan saya merasa harus berhenti, jadi saya masuk pit. Lain kali saya akan menunggu di belakang Pecco, melihat apa yang dia lakukan dan saya akan melakukan hal yang sama,” jelas Martinator sambil menghela nafas.
Rekan setim Franco Morbidelli itu melajutkan, “Waktu itu hujan deras, jadi trek basah banget. Kalau hujan terus, saya kira saya bisa memenangkan balapan. Tapi hujan berhenti dari satu lap ke lap berikutnya. Begitu saya keluar pit, saya menyadarinya. Tapi saya ingin menunggu sedikit lebih lama untuk melihat, apakah hujan turun lebih deras lagi. Tapi kemudian saya sadar bahwa yang terbaik adalah jika saya mengganti motor lagi. Setidaknya saya masih mendapat poin.”






