RiderTua.com – Dalam balapan di Termas de Rio Hondo, Maverick Vinales menjadi pembalap Aprilia terbaik dengan finis di posisi ke-12 kalah 26 detik dari pemenang Marco Bezzecchi (Mooney VR46). Tapi seperti rekan semereknya, dia jauh dari posisi teratas yang diekspektasikan, yang ditunjukkan setelah membukukan catatan waktu yang gemilang di sesi (kering) latihan bebas hari Jumat.
“Kami sama sekali belum punya pengalaman dengan motor ini, dan oleh karena itu tidak ada data saat trek basah. Tidak jelas bagi saya, mengapa kami mengalami masalah seperti itu. Kami harus menganalisisnya dengan para teknisi. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah bahwa motornya tidak mau bergerak maju. Gripnya benar-benar nol,” ungkap Vinales.
Maverick Vinales : Saya Tidak Punya Data Wet Race Aprilia
Tapi siapa pun yang berpikir bahwa pembalap asal provinsi Girona-Spanyol itu sangat frustrasi usai balapan, itu salah. “Saya akan tetap tenang. Saya tahu persis, waktu kita akan tiba,” tegas Vinales optimis.
Tentu saja, Vinales tidak pernah mengalami hal seburuk itu. Dan tentu saja crash awal dengan Brad Binder atau visor yang benar-benar berkabut tidak membantunya untuk melanjutkan. “Dalam sesi pemanasan sebelum balapan, saya melihat betapa buruknya traksi. Tapi kemudian saya masih berpikir, dengan ban dingin itu akan menjadi lebih baik di balapan. Tapi ternyata aku salah besar,” jelas pembalap berjuluk Top Gun itu.
“Ini baru balapan kedua. Semua pabrikan dan semua tim masih bekerja mengutak atik motor mereka. Dasarnya benar dan RS-GP23 bekerja luar biasa dalam kondisi kering”, pungkas Vinales menghibur dirinya sendiri sehubungan dengan balapan berikutnya di ‘Grand Prix Red Bull of The Americas’ di Austin-Texas 14-16 April mendatang.






