RiderTua.com – Atto 1 lebih dikenal sebagai mobil murah di banyak negara di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia, dimana modelnya dibanderol Rp 250 jutaan ke bawah. Tapi untuk negara yang satu ini berbeda, karena Atto 1 dibanderol lebih dari Rp 2 miliar, dan jelas ada alasan tersendiri di balik itu.
Atto 1 Dijual di Singapura Mulai Bulan Ini
Lini mobil BYD cukup beragam modelnya, dan dari sekian banyaknya model yang ditawarkan, Atto 1 cukup menarik perhatian. Jelas karena modelnya yang berukuran mungil tapi sudah dibekali dengan banyak fitur canggih, apalagi semua ini bisa didapat dengan harga cukup terjangkau. Tidak heran kenapa modelnya bisa laris manis di pasarnya, bahkan tahun lalu saja Atto 1 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia meski penjualannya didapat selama tiga bulan.

Meski sudah dijual di pasar global, nyatanya Atto 1 masih belum banyak tersedia di beberapa kawasan, termasuk di Asia Tenggara. Setelah sebelumnya Filipina, Indonesia, dan Thailand yang mendapat unitnya, giliran Singapura yang kebagian, itupun hanya disediakan dalam satu varian saja. Dengan baterai berkapasitas 43,2 kWh dan jarak tempuh 322 km, sebenarnya kapasitas ini lebih besar ketimbang Atto 1 di Indonesia yang hanya di bawah 40 kWh.
Atto 1 menghasilkan tenaga dan torsi sebesar 88 PS dan 175 Nm, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 12,1 detik dan kecepatan maksimal 150 km/jam. Masih lumayan cepat untuk mobil mungil seperti ini, meski akselerasinya lumayan lambat untuk Atto 1. Tapi BYD sudah memberikan banyak fitur, dari ADAS level 2, vehicle-2-load (V2L), jok depan elektrik, konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto, headunit 10,1 inci, AC otomatis, sampai kunci keyless.

Harga Terlalu Mahal?
Di Singapura, modelnya dibanderol sekitar Rp 2,4 miliar, dan ini mungkin menjadikannya sebagai Atto 1 termahal di seluruh dunia. Karena biasanya BYD mematok harga lebih terjangkau untuk mobil mungilnya ini, tapi mengingat mereka menjualnya di Singapura, sebenarnya ada alasa logis di balik itu. Pemerintah setempat memang sangat membatasi jumlah mobil yang beredar di negaranya, jadi harga mobil yang jauh lebih mahal ketimbang negara lainnya sudah menjadi pemandangan biasa.
Tapi karena modelnya berupa mobil listrik, BYD memberikan diskon Rp 417 jutaan bagi konsumen Singapura yang membeli Atto 1. Walau ini mungkin masih belum memberikan perbedaan yang cukup kontras dari harga aslinya, setidaknya Atto 1 akhirnya dijual di negara ini setelah sekian lama. Sebab tiga negara lainnya di Asia Tenggara sudah lebih dulu mendapatkan modelnya, meski dibanderol jauh lebih murah.

Mobil BEV Murah
Filipina lebih dulu mendapatkan unitnya sekitar bulan Oktober 2024, tapi modelnya memakai nama aslinya, yaitu Seagull. Model ini hanya tersedia dalam satu varian saja dan memakai baterai berkapasitas 30,88 kWh, lebih kecil dari Atto 1 versi Singapura. Indonesia kemudian mendapat modelnya sekitar bulan Juli 2025, dengan varian Dynamic yang memakai baterai 30,88 kWh dan Premium 38,88 kWh. Sebelum Singapura, Thailand kebagian Atto 1 sejak Maret 2026, dengan pilihan varian yang sama dengan Indonesia.
Hanya Indonesia dan Thailand yang menawarkan dua pilihan varian, sedangkan Filipina dan Singapura hanya satu varian, itupun hanya Filipina yang mendapat model Seagull. Nama Atto 1 memang dipakai untuk modelnya yang dijual di kawasan Asia Pasifik, tapi entah mengapa di Filipina nama aslinya masih dipakai. Apapun itu, kini modelnya sudah dijual di lebih banyak negara dan bisa memperluas lini produk yang ditawarkan disana.

Bicara soal mobil murah, Atto 1 masih menjadi satu-satunya mobil murah yang dijualnya di Indonesia. Mereka masih belum memastikan apa mereka bakal membawa model lainnya ke sini, mengingat mereka fokus memproduksi Atto 1 dan M6 secara lokal. Untuk sekarang modelnya masih mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan bagi merek asal China tersebut.












