Home MotoGP Toprak Razgatlioglu: Jika Yamaha Meningkat, Bukan Tak Mungkin Saya akan Bertarung Melawan...

    Toprak Razgatlioglu: Jika Yamaha Meningkat, Bukan Tak Mungkin Saya akan Bertarung Melawan Nicolo Bulega Tahun Depan

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    RiderTua.com – Sulit membayangkan apa yang dirasakan Toprak Razgatlioglu, juara dunia yang terbiasa meraih kemenangan atau paling tidak podium, sekarang justru langganan berada di papan bawah hasil balapan. Baik dalam sesi latihan hari Jumat maupun dalam sesi kualifikasi hari Sabtu, rookie tim Pramac Yamaha itu hanya menempati posisi 21 atau terakhir alias keri dewe.

    Namun dalam sprint 13 lap Sabtu sore, Toprak berhasil sedikit meningkat. Rider asal Turki itu finis di posisi ke-18 lebih cepat dari Alex Rins, Joan Mir (Honda), dan Fabio Quartararo yang sempat crash lalu bangkit untuk melanjutkan balapan. Sementara itu, rekan setimnya Jack Miller finis di posisi ke-17. Ini artinya, pasukan Yamaha kembali gagal mencetak poin. Hasil ini juga menunjukkan bahwa sejauh ini belum terlihat tanda-tanda performa pabrikan berlogo garpu tala itu akan segera membaik.

    Toprak Razgatlioglu: Jika Yamaha Meningkat, Bukan Tak Mungkin Saya akan Bertarung Melawan Nicolo Bulega Tahun Depan

    Toprak Razgatlioglu Keluhkan Yamaha M1 V4 Susah Belok
    Toprak Razgatlioglu

    Meski finis jauh di belakang, namun Toprak Razgatlioglu melihat ada sedikit sisi positif dalam sprint race di Misano. “Di balapan saya justru membukukan catatan waktu yang jauh lebih baik dibandingkan saat kualifikasi. Dengan ban hard, saya punya kendali yang lebih baik saat pengereman. Dengan ban belakang soft, mustahil bagi saya untuk membalap seperti itu,” jelas rider berjuluk El Turco itu.

    Juara dunia WSBK 3 kali itu melanjutkan, “Kami memanfaatkan sprint race untuk mempersiapkan diri menghadapi race utama. Saya akan mencoba set-up motor yang berbeda saat sesi pemanasan Minggu pagi. Mungkin setelah itu kecepatan saya akan jauh lebih baik. Hasil kualifikasi saya sangat buruk, dan race pace saya pun juga tidak bagus.”

    Dulu saat masih balapan di Superbike, Toprak selalu kecewa jika hanya finis di posisi ke-2. Namun dalam debutnya di MotoGP musim ini, dia belajar untuk mencari celah harapan sekecil apa pun demi menjaga motivasinya tetap hidup. Salah satu harapan terbesar Toprak adalah musim 2027, dimana kemungkinan dia akan berhadapan kembali dengan rival kuatnya di WSBK, Nicolo Bulega.

    Nicolo Bulega
    Nicolo Bulega

    Keduanya duel sengit dalam perebutan gelar dunia Superbike pada 2024 dan 2025, namun Toprak selalu keluar sebagai pemenang. Namun kali ini situasinya berbeda. Bulega akan menunggangi Ducati Desmosedici GP yang saat ini menjadi motor paling kompetitif di grid MotoGP, sementara Toprak masih berjibaku dengan Yamaha M1 yang menjadi motor paling ‘lemot’ di kelas utama.

    Di WSBK, Ducati pun juga merupakan motor paling kompetitif di grid, namun Toprak mampu memaksimalkan potensi motor yang ditungganginya meski bukanlah motor pemenang. Seperti yang ditunjukkannya saat membela Yamaha dan BMW di Superbike. Namun di MotoGP, semuanya tak lagi sama.

    Meski begitu, Toprak tidak mau pesimis. “Jika tahun depan kami mengalami peningkatan, mungkin saya bisa bersaing melawan Nicolo seperti saat di Superbike. Kepindahannya ke MotoGP adalah hal yang bagus baginya, karena gaya balapnya memang sesuai. Kini, dia juga datang dengan paket motor yang kompetitif. Tahun depan semuanya akan sama-sama mulai dari nol. Saya berharap kami bisa cepat beradaptasi,” pungkas anak asuh manajer Kenan Sofuoglu itu.

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini