Home MotoGP Enea Bastianini: Diogo Moreira Sangat Sulit Disalip

    Enea Bastianini: Diogo Moreira Sangat Sulit Disalip

    Diogo Moreira - Enea Bastianini
    Diogo Moreira - Enea Bastianini

    RiderTua.com – Sejak FP1 Jumat pagi MotoGP Aragon dimulai, Enea Bastianini terus mengeluhkan masalah pada motornya dari berbagai sisi. Masalah tersebut juga tidak berhasil diperbaiki saat kualifikasi Sabtu pagi, sehingga pembalap Tech3 KTM itu hanya mampu menempati posisi start ke-16. Hasil itu cukup mengecewakan, mengingat Bestia pernah menang di Aragon pada 2022 saat masih membalap untuk Ducati.

    Kesulitan Bastianini berlanjut pada sprint race Sabtu sore. Saat rekan sesama KTM-nya Pedro Acosta bertarung memperebutkan podium, dia justru terjebak di belakang dua pembalap Yamaha Alex Rins dan Toprak Razgatlioglu. Akhirnya rider asal Rimini Italia itu finis di posisi ke-14 tertinggal sekitar 13 detik dari Acosta yang finis ke-4 sekaligus menjadi pembalap KTM terbaik dalam sprint race di Aragon.

    Enea Bastianini: Diogo Moreira Sangat Sulit Disalip

    Pada race utama hari Minggu, Enea Bastianini tampil seperti pembalap yang berbeda. Di awal balapan, dia memang belum langsung menyalip banyak lawan. Namun, sedikit demi sedikit rasa percaya dirinya mulai tumbuh. Dia menjelaskan bahwa tim mencoba setelan motor yang berbeda saat sesi pemanasan (warm-up).

    Hasil Race MotoGP Aragon 2026
    Hasil Race MotoGP Aragon 2026

    Rider berusia 28 tahun itu menjelaskan, “Setelah sprint, ekspektasi kami sangat rendah. Olhe karena itu kami mencoba setelan yang berbeda saat warm-up. Masalahnya, di sesi warm-up sangat sulit mengetahui apakah perubahan itu benar-benar berhasil, karena ban kami butuh waktu cukup lama sampai mencapai performa maksimal. Setelah beberapa lap, motor terasa sangat enak dan saya mulai bisa menyalip.”

    Bastianini juga mendapat keuntungan dari pertarungan sengit di depan, yang membuat beberapa pembalap kehilangan posisi termasuk Brad Binder. Dia berhasil menyalip 4 rival sekaligus hanya dalam satu lap (lap ke-5), termasuk Joan Mir dan Jack Miller. Hal inilah yang membuatnya masuk 10 besar.

    Target berikutnya adalah mengalahkan Diogo Moreira. Ternyata duel melawan rookie tim LCR Honda itu jauh lebih sulit daripada yang diperkirakan Bastianini. Bastianini mengaku belum banyak mengenal gaya balap Moreira.

    Diogo Moreira - HRC
    Diogo Moreira – HRC

    “Jujur, dibanding pembalap lain saya belum terlalu mengenal Diogo. Sejauh ini saya belum banyak berduel melawannya. Menyalipnya merupakan tantangan nyata, sebagian karena dia melakukan pengereman dengan sangat keras dan konsisten. Jadi, butuh waktu agak lama,” jelasnya, menurut catatan balapan, waktu yang dibutuhkan Bestia untuk menyalip Moreira adalah 7 lap atau sekitar 35 kilometer.

    Namun Moreira akhirnya harus menyerah pada lap terakhir. Dengan pengalaman Bestia yang lebih matang, dia berhasil mengejutkan rookie asal Brasil tersebut dan merebut posisi ke-8. Bastianini bertahan di posisi ke-8 hingga garis finis, tertinggal 25.741 di belakang pemenang Marc Marquez (Ducati). Finis di posisi ke-8 menjadi penutup yang cukup menghibur setelah menjalani balapan akhir pekan yang penuh kesulitan.

    Klasemen Usai Race MotoGP Aragon 2026
    Klasemen Usai Race MotoGP Aragon 2026

    Setelah 13 seri musim 2026, Bastianini menempati peringkat 12 dengan perolehan 84 poin dalam klasemen. Dia tertinggal 105 dari Acosta yang berada di peringkat 6 sekaligus sebagai pembalap KTM dengan peringkat terbaik di klasemen. Sementara itu, Bastianini hanya unggul 6 poin atas Brad Binder yang berada di peringkat 13.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini