Home MotoGP Paolo Bonora: Aprilia Bertekad Merebut Gelar Dunia dari Ducati dengan Bekerja 8...

    Paolo Bonora: Aprilia Bertekad Merebut Gelar Dunia dari Ducati dengan Bekerja 8 Hari dalam Seminggu dan 25 Jam dalam Sehari

    Marco Bezzecchi - Jorge Martin - Aprilia MotoGP
    Marco Bezzecchi - Jorge Martin - Aprilia MotoGP

    RiderTua.com – Tak seperti Ducati yang memutuskan menghentikan pengembangan motor 1000cc, Paolo Bonora menegaskan bahwa Aprilia akan menjalankan dua proyek sekaligus. Tahun ini, mereka akan terus melanjutkan pengembangan motor RS-GP 1000cc sekaligus juga mengembangkan motor 850cc yang akan mulai digunakan tahun depan.

    Setelah membawa pembaruan kecil pada bagian aerodinamika saat GP Silverstone sebelumnya, Aprilia kembali memperkenalkan suku cadang baru pada Jumat pagi di Aragon. “Ada beberapa hal yang sedang kami uji di sini. Kami ingin terus mengoptimalkan stabilitas motor saat dikendarai,” jelas Manajer Tim Aprilia itu.

    Paolo Bonora: Aprilia Bertekad Merebut Gelar Dunia dari Ducati dengan Bekerja 8 Hari dalam Seminggu dan 25 Jam dalam Sehari

    Ada alasan kuat dibalik keputusan Aprilia untuk menjalankan dua program secara bersamaan. Alasannya sangat jelas. Aprilia sadar bahwa mereka memiliki peluang besar untuk meraih gelar dunia bersama RS-GP saat ini. Di klasemen pembalap, saat ini tiga pembalap Aprilia menempati 3 teratas dan berada di depan sang juara bertahan Marc Marquez. Pada balapan terakhir di Silverstone, Aprilia juga tampil sangat kuat.

    Paolo Bonora - Aprilia
    Paolo Bonora – Aprilia

    Namun, Paolo Bonora tidak menganggap performa bagus di Silverstone otomatis akan terulang di Aragon. “Kami tahu layout sirkuit Silverstone, dengan tikungan-tikungan cepatnya, sangat cocok bagi kami. Namun di Aragon, dulu kami selalu kesulitan di sini. Kami sudah memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada dan meningkatkan performa motor, terutama di tikungan-tikungan yang sempit,” jelasnya.

    Saat ini Aprilia berada dalam situasi yang cukup sulit. Di satu sisi, mereka tidak ingin menyia-nyiakan peluang besar yang dimiliki RS-GP 1000 cc saat ini. Di sisi lain, mereka juga tidak boleh membiarkan pengembangan motor 1000 cc mengganggu proyek 850 cc yang sangat penting untuk masa depan.

    Bonora menegaskan bahwa Aprilia menjalankan kedua proyek tersebut dengan komitmen penuh. “Kami sadar kami memiliki peluang, dan kami tidak ingin menyia-nyiakannya. Motor kami jelas sangat bagus, namun para rival juga tampil di level yang sangat tinggi,” tegasnya.

    Oleh karena itu, menghentikan pengembangan motor 1000cc sama sekali bukan pilihan bagi Aprilia. “Kami harus terus melakukan peningkatan dari satu balapan ke balapan berikutnya, meskipun proyek baru untuk motor 850cc juga sedang berjalan. Jadi, ada dua proyek. Kami harus memajukan keduanya secara bersamaan pada level tertinggi yang dimungkinkan. Ini adalah tugas yang sangat berat, namun kami tahu potensi kami,” ungkap Bonora.

    Jorge Martin - Ai Ogura - Marco Bezzecchi
    Jorge Martin – Ai Ogura – Marco Bezzecchi

    Bonora mengaku bahwa beban kerja yang ditanggung departemen balap di Noale juga tak main-main. Tapi, dia menghadapinya dengan guyonan. “Kami bekerja 8 hari dalam seminggu dan 25 jam dalam sehari. Memang berat, tapi kami tahu hal itu memang harus dilakukan,” tegasnya.

    Komponen aerodinamika baru yang terlihat di Aragon menjadi bukti nyata bahwa Aprilia belum menyerah untuk memaksimalkan motor 1000 cc mereka. Saat ini Martin memimpin klasemen dengan keunggulan 31 atas Bezzecchi dan 37 atas Ai Ogura yang absen di GP Aragon karena cedera pada ibu jarinya. Sementara Marc Marquez berada  di peringkat 4 tertinggal 40 poin dari Martin, sekaligus menjadi pembalap Ducati terbaik di klasemen.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini