RiderTua.com – Gigi Dall’Igna (general manajer Ducati Corse) menegaskan bahwa meski prinsip yang mereka pegang selama ini adalah berbagi data antar pembalap, namun menurutnya seorang pembalap tidak bisa begitu saja plek ketiplek meniru data dari pembalap lain. Alasannya, karena pembalap punya gaya balap yang berbeda-beda dengan kelemahan dan kelebihan masing-masing.
“Setiap pembalap punya gaya balap yang berbeda. Bahkan kalau mereka mencoba meniru satu sama lain, hal itu mustahil dilakukan. Sebagai contoh, gaya balap Marc Marquez saat melibas tikungan ke kiri, mustahil untuk ditiru. Terkadang, gaya Pecco Bagnaia saat melakukan pengereman juga mustahil untuk ditiru. Ada fase-fase tertentu dalam membalap di mana beberapa pembalap tampil jauh lebih baik dibanding yang lain,” tegas insunyur asal Italia itu.
Gigi Dall’Igna: Pecco Bagnaia Mustahil Meniru Data Marc Marquez, Begitu Pula Sebaliknya

Dalam beberapa tahun terakhir, Ducati adalah pabrikan yang paling mendominasi di MotoGP. Pengumpulan dan analisis data secara ekstensif menjadi kunci kesuksesan mereka, yang diperkuat oleh fakta bahwa mereka memiliki jumlah motor terbanyak di lintasan (6 motor) dibandingkan pabrikan lainnya.
Luigi Dall’Igna juga memuji kemampuan Fabio di Giannantonio dalam menjaga kecepatan saat melewati tikungan. “Dalam hal corner speed, dia merupakan salah satu yang terbaik,” ungkapnya.
Setelah 12 seri musim 2026, 3 pembalap Aprilia menempati 3 peringkat teratas di klasemen pembalap MotoGP dengan Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura. Saat ini sang juara bertahan Marc yang menjadi pembalap Ducati terbaik di klasemen, tertinggal 40 poin dari Martin. Sementara Diggia berada di peringkat 5 hanya tertinggal 1 poin dari Marquez, sedangkan juara dunia MotoGP 2 kali Pecco menempati peringkat 8.

BTW, Diggia dan Pecco akan meninggalkan Ducati pada akhir musim ini. Di Giannantonio akan bergabung dengan tim pabrikan Red Bull KTM, sementara Bagnaia menandatangani kontrak jangka panjang dengan Aprilia untuk 2027 disaat dimulainya era baru MotoGP dengan mesin 850cc dan ban Pirelli.












