RiderTua.com – Apes benar nasib Joan Mir. Start dari P10 di grid, Joan Mir naik ke posisi ke-7 sebelum balapan dihentikan karena Alex Marquez menabrak Pedro Acosta di lap ke-12. Red flag kedua dikibarkan setelah Johann Zarco crash. Saat restart kedua, Mir berhasil naik ke posisi ke-2 dan duel melawan Pedro Acosta untuk memperebutkan kemenangan. Kemudian dia juga bertarung dengan Fabio Di Giannantonio. Namun sayangnya, rider Honda Castrol itu harus mengaku kalah dari Diggia yang memenangkan balapan dengan keunggulan 1,25 detik darinya.
“Untuk mencapai hasil seperti ini, saya harus terus membalap hingga batas maksimal dan itu tidak selalu berjalan baik di setiap balapan. Kami selalu menargetkan finis di 6 atau 7 besar. Tetapi untuk hasil yang lebih baik, semuanya harus benar-benar berjalan sempurna. Dan kami mencari peningkatan performa selama 5 balapan akhir pekan pertama!” ungkap juara dunia MotoGP 2020 itu.
Joan Mir: Podium Lepas Gara-gara Aturan Tekanan Ban
Selama bergabung di tim pabrikan Honda, Joan Mir beberapa kali menyandang gelar sebagai ‘raja crash’. Setelah menjalani 6 seri di musim 2025, rider asal Mallorca Spanyol itu sudah 7 kali crash karena sering sekali harus membalap dengan risiko ekstrem. Di GP Catalunya hari Minggu kemarin saja, dia bertarung melawan rival-rivalnya untuk memperebutkan posisi ke-2 meski motornya terlihat geyal geyol (tidak stabil). Untungnya, dia tidak crash.
Saat restart kedua, Mir sempat menempel ketat Pedro Acosta selama 7 lap sebelum akhirnya rider Red Bull KTM itu crash di last lap. “Saya membiarkan Pedro melakukan kerja keras. Gaya balap kami menjadi sangat mirip sehingga saya tidak perlu terlalu ‘ngoyo’ untuk mengimbanginya.”
Di last lap, Mir disalip oleh Fabio Di Giannantonio dan tidak bisa berbuat apapun untuk melakukan serangan balik. “Saya lebih kesulitan saat melawan Diggia. Saya harus berhati-hati agar tidak terjatuh!” ungkapnya.

Dua crash yang mengerikan menyebabkan balapan hari Minggu di Montmelo dua kali dihentikan dan dilakukan restart. Alex Marquez dan Johann Zarco dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans. “Semoga, keduanya dapat kembali balapan secepat mungkin. Risiko di lintasan hari ini, sangat tinggi!” ujar Mir.
Dalam sprint race Sabtu sore, Mir juga sempat mendarat di gravel di tikungan pertama setelah Diggia melakukan manuver menyalip yang memicu reaksi berantai yang membuat Brad Binder dan Mir melebar dan keluar lintasan. Mir mengkritik tikungan tersebut. “Mereka harus bekerja agar tikungan pertama di Montmelo lebih aman. Usai start, pasti selalu terjadi sesuatu di sana Sebagai pembalap, mustahil kita bisa benar-benar siap menghadapi situasi seperti itu!” pungkasnya.

Berita buruk diterima Mir usai balapan. Dia menerima penalti 16 detik karena melanggar aturan tekanan ban. Akibatnya, dia harus rela melepaskan podium yang diraihnya dan turun ke posisi ke-13. Kini rider berusia 28 tahun itu berada di peringkat 18 dengan perolehan 11 poin dalam klasemen, sementara rekan setimnya Luca Marini berada di peringkat 11 dalam klasemen setelah finis ke-6 di GP Catalunya.
Ikuti Debat seru di FP MotoGPCrash – Hasil RACE Catalunya Setelah PENALTI






