RiderTua.com – Salam satu aspal buat pembaca setia RiderTua sekalian. Bagi Uccio Salucci, penghargaan Caschi d’Oro (helm emas) edisi tahun ini terasa lebih emosional dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dia menghadiri acara tersebut bukan sebagai tamu biasa, melainkan bertindak sebagai Direktur tim VR46 yang menerima penghargaan tersebut atas musimnya yang luar biasa di MotoGP.
“Merupakan kehormatan besar bisa berada di sini. Karena ketika saya masih muda, saya selalu berada di sisi lain Caschi d’Oro bersama Vale. Ketika kami berangkat dari rumah, kami merasa gugup karena ini adalah penghargaan yang sangat indah untuk olahraga kami,” ujar Uccio sambil tersenyum.
Uccio Salucci: Valentino Rossi Jauh Lebih Santai Saat Balapan di Kejuaraan Dunia GT Dibandingkan Saat Balapan di MotoGP

Alessio Saluci mengaku bahwa ketika naik panggung untuk mewakili tim VR46 memberinya emosi yang berbeda. “Saya bersumpah, saya sangat bahagia. Saya senang untuk diri saya sendiri, untuk para mekanik, untuk orang-orang yang mengerjakan proyek ini, dan untuk Vale. Ini juga merupakan penghargaan untuk dia dan untuk semua orang yang bekerja di sini,” imbuh sahabat sekaligus tangan kanan Rossi itu.

Menolak Lupa: Leg Dangle, Warisan Valentino Rossi yang Tak Tergantikan
Apa yang terlihat spektakuler, dan mirip akrobatik, ternyata bukan sekedar aksi untuk…
Terkait musim 2025 dimana dua pembalap tim VR46 belum mampu memenangkan balapan, Uccio tidak ragu untuk mengkritik dirinya sendiri. “Itu adalah musim yang rumit. Saya sangat senang dengan cara kami bereaksi mulai dari pertengahan musim dan seterusnya, sebagai tim dan sebagai individu. Saya rasa kami bisa melakukan sedikit lebih baik dan kami pantas mendapatkan lebih,” tegasnya.

Uccio melanjutkan, “Sekarang kita harus bekerja lebih keras. Melihat apa yang tidak berjalan baik tahun lalu, agar bisa diperbaiki di musim 2026 dan mencoba untuk meningkatkan serta mencapai target yang saya yakini pantas dan dapat kita capai.”
Namun sinyal positif sudah terlihat dalam tes Sepang. “Para pembalap tampil kuat. Fabio (Di Giannantonio) sangat kuat, begitu pula Franco (Morbidelli). Bagi saya, mereka adalah dua pembalap yang pantas mendapatkan hasil besar. Mereka punya banyak value dan belum mencapai potensi penuh mereka. Sebagai tim, kita harus mampu menempatkan mereka pada posisi untuk memberikan apa yang pantas mereka dapatkan dan apa yang pantas mereka dapatkan,” jelas Uccio.
Valentino Rossi yang kemarin berulang tahun ke-47 saat ini berkompetisi di Kejuaraan Dunia GT. “Saya melihatnya sangat cepat, selalu di depan, ‘pemain kunci’ di kejuaraan GT yang paling berat di dunia. Saya melihat dia benar-benar menikmati apa yang dia lakukan. Dia jauh lebih santai sekarang. Bukan berarti dia menganggapnya seperti permainan, tetapi jelas tidak seperti ketika dia balapan di MotoGP,” pungkas Uccio.

Tes MotoGP berikutnya akan digelar di Buriram pada 21-22 Februari akhir pekan ini, kemudian dilanjutkan balapan pembuka musim (GP Thailand) pada 27 Februari – 1 Maret di sirkuit yang sama.

Gigi Dall’Igna: Filosofi Ducati Mirip dengan Valentino Rossi dan Akademinya
Salah satu inovasi briliannya adalah ride height device atau perangkat pengaturan ketinggian.…






