RiderTua.com – Bro readers RiderTua sekalian, penjualan di pasar mobil di Indonesia tahun lalu tidak mencatatkan hasil yang cukup memuaskan. Dengan penurunan penjualan yang terjadi, tentu ini menimbulkan pertanyaan soal apa yang terjadi dengan pasar roda empat.
Penjualan Menurun 7 Persen Tahun Lalu
Mungkin sudah ada yang memprediksi kalau penjualan mobil masih mengalami penurunan meski sudah mencapai target. Penurunan hingga 7,2 persen ini membuat penjualannya menjadi 803 ribu unit, sementara tahun 2024 hasilnya bisa mencapai 865 ribu unit. Memang selisih penjualannya masih cukup tipis, tapi perbedaannya cukup terlihat jelas dengan selisih 62 ribu unit.

Sejauh ini, penyebab penurunan penjualan mobil disebabkan oleh penurunan daya beli konsumen. Dengan kondisi ekonomi yang tidak menentu, tidak heran kalau ada banyak orang yang memilih untuk menunda membeli mobil, sehingga penjualannya menurun drastis. Belum lagi harga mobil yang semakin mahal, dan ini menjadi penyebab lainnya dari penurunan tersebut.

Mobil Hybrid Alami Penurunan Penjualan di Awal 2026, Innova Zenix HEV Tetap Unggul
Bulan lalu hanya ada 4.195 unit terjual, dan hasil ini menurun dari…
Selain itu, kehadiran mobil listrik murah juga memicu penurunan penjualan ini, dan mungkin kedengarannya tidak masuk akal. Sebab kalau ada mobil listrik dengan harga terjangkau, konsumen bakal semakin tertarik untuk membelinya, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Mungkin ini menjadi sesuatu yang harus diselesaikan tidak hanya bagi produsen, tetapi juga Gaikindo dalam hal memulihkan penjualan mobil di Indonesia untuk tahun ini.

Rilis Model Baru
Tentu tidak mengherankan kenapa ada usulan untuk memberikan insentif mobil, ini dilakukan agar penjualannya bisa ditingkatkan lebih jauh lagi. Dengan adanya insentif, penjualan bisa memulih lebih cepat dan bisa mencatatkan hasil lebih baik dari tahun lalu. Tapi sepertinya insentif ini tidak akan diberikan dalam waktu dekat, dan kalaupun ada insentifnya, mungkin hanya berlaku untuk jenis mobil tertentu.

Produsen juga berusaha untuk menghadirkan banyak mobil baru di Indonesia untuk meningkatkan penjualannya. Kebanyakan model anyar yang dirilis berupa mobil SUV, walau ada juga yang menghadirkan mobil jenis lainnya, entah itu MPV, hatchback, sedan, atau city car.

Segmen Mobil LCGC Terganggu Sepanjang 2025 Gara-gara Mobil Listrik Murah?
Selain kondisi ekonomi yang tidak menentu, penurunan penjualan mobil LCGC ini juga…






