RiderTua.com – Bro readers RiderTua sekalian. Musim ini Toprak Razgatlioglu menjalani debutnya di MotoGP bersama tim Pramac Yamaha, sementara rivalnya Nicolo Bulega tetap berkompetisi di WSBK bersama Ducati. Meski begitu, Bulega lebih dulu ‘mencicipi’ balapan MotoGP ketimbang Toprak. Tahun lalu, rider Italia itu ditunjuk untuk menggantikan Marc Marquez yang cedera di GP Portimao dan Valencia. Hebatnya, dia berhasil mencetak 2 poin setelah dua kali finis di posisi ke-15 pada 2 seri tersebut.
Toprak kecewa dengan hasil tes Sepang, dimana dia hanya menempati posisi ke-20 dalam time sheet gabungan tertinggal 1,9 detik dari waktu tercepat yang dibukukan Alex Marquez. Ini artinya, performa Bulega jauh lebih baik dibanding Toprak di Sepang.
Toprak Razgatlioglu: Nicolo Bulega Jauh Lebih Baik Ketimbang Saya di Sepang, Ini Alasannya

Menurut Toprak, gaya balap Bulega lebih cocok untuk sirkuit Sepang yang flowing atau mengalir. “Saya rasa kalau dia balapan MotoGP terutama di trek ini, dia akan membalap jauh lebih baik. Karena trek ini sesuai dengan gaya balapnya. Biasanya dia sangat cepat di tikungan panjang. Sementara di Superbike saya lebih fokus pada gaya ‘stop and go’, melakukan hard braking lalu berakselerasi dengan motor membentuk garis seperti huruf V,” ungkap rider berusia 29 tahun itu.

Jack Miller: Toprak Razgatlioglu Kesulitan dengan Ban Michelin
Selain itu juga terungkap dalam tes pramusim di Sepang beberapa hari yang…
Toprak juga menekankan bahwa sudah lama dia memakai gaya balap seperti itu. “Saya sangat fokus pada gaya balap ini. Ketika saya mulai balapan di Superbike, Jonathan Rea selalu membalap dengan gaya seperti ini. Jadi saya belajar dengan pendekatan tersebut. Di Superbike, gaya balap seperti itu bekerja dengan sangat baik tetapi di MotoGP kita harus mengubah gaya balap kita,” imbuh El Turco.

Dengan M1 V4 yang baru, Toprak masih tetap kuat dalam pengereman. Namun saat ini dia kurang cepat di tengah tikungan (corner speed) dan masih kesulitan dengan wheelspin (ban belakang berputar berlebihan saat akselerasi).
Di sisi lain, Bulega pernah balapan di Moto2 selama 3 tahun sebelum pindah ke Supersport dimana rider berusia 25 tahun itu meraih gelar dunia pada 2023. Setahun kemudian, dia naik ke Superbike bersama Ducati dan menjadi runner-up pada 2024 dan 2025 di belakang Razgatlioglu.

BTW, seberapa mirip ban Pirelli MotoGP 2027 dengan ban spek WSBK masih belum bisa dipastikan. Tetapi secara umum, dengan mesin yang lebih kecil (850cc) biasanya lebih menekankan pada kecepatan di tikungan.

Duet Toprak Razgatlioglu – Jorge Martin akan Menjadi Tim yang Hebat!!
"Kami berharap suasana ini akan memberi kami kekuatan untuk membalikkan keadaan setelah…






