RiderTua.com – Sobat pembaca setia RiderTua, GWM Indonesia mencatatkan hasil penjualan yang cukup memuaskan sepanjang tahun lalu, yaitu 1.628 unit. Hasil yang didapatnya ini ternyata meningkat 105 persen, dan menjadi rekor penjualannya yang baru.
GWM Raih Hasil Penjualan yang Memuaskan
Sejauh ini ada tiga merek yang dibawanya ke Indonesia, yaitu GWM Tank, Haval, dan Ora, itupun ketiganya sudah berjualan mobil disini. Tank dan Haval lebih difokuskan untuk menjual mobil SUV, sedangkan Ora mengarah ke pasar mobil listrik. Tapi semua produknya sudah disambut baik oleh konsumen di pasarnya masing-masing.

Meski hanya menjual 1,6 ribu unit mobil, hasil yang didapatnya ini sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Terlebih hasil penjualannya ini meningkat drastis setelah kehadiran Tank 300 Diesel yang dirilis tahun lalu, dan memang varian ini dihadirkan sebagai pilihan alternatif dari versi hibridanya. Tapi ini bukan berarti peminatnya bakal berkurang, justru inilah yang membuat penjualannya melejit.
Inilah yang membuat GWM percaya kalau mobil diesel masih punya banyak peminat di tengah ramainya mobil ramah lingkungan terbaru disini. Mobil diesel masih banyak dicari oleh konsumen di seluruh Indonesia karena bahan bakarnya yang mudah didapat. Apalagi kalau modelnya berupa mobil SUV diesel, dimana mobil jenis ini yang paling diunggulkan untuk melalui berbagai medan jalan yang begitu sulit.

Tambah Satu Model Lagi
Tahun ini GWM Tank menambah satu model diesel lagi di Indonesia, yaitu Tank 500 Diesel, yang mengusung mesin serupa dengan Tank 300. Tetap saja, ini bisa menambah lebih banyak pilihan bagi konsumen yang mencari model selain Tank 300, dimana model ini punya dimensi lebih bongsor. Sehingga Tank punya modal untuk melawan rival di pasarnya seperti Toyota Fortuner hingga Mitsubishi Pajero Sport.

Walaupun dengan banyaknya mobil hybrid yang dijual disini, GWM masih tetap menyediakan mobil diesel. Sementara Haval menjual model HEV, dan Ora menghadirkan mobil listrik, yang sejauh ini baru diisi oleh satu model, yaitu Ora 03.








