RiderTua.com – Bro-Sis pembaca RiderTua, Alex Marquez menempati posisi ke-4 dalam tes Sepang hari pertama, tertinggal 0,469 detik dari kakaknya Marc Marquez yang menjadi pembalap tercepat. Rider Gresini Ducati itu pun membayangkan akan menjalani pengujian yang lebih intensif di hari kedua. Di pagi hari dia melakukan pengujian suku cadang baru dan rencananya akan menyempurnakan set-up Desmosedici GP26 miliknya yang masih dalam pengembangan di sore hari.
Namun sayangnya, rencananya itu ambyar karena crash. “Semuanya dimulai sesuai rencana. Kami kembali turun ke lintasan dengan komponen baru dan mencoba banyak hal. Sayangnya, setelah 2 jam berselang saya mengalami crash,” ungkap Alex.
Alex Marquez: Crash! Saya Tidak Bermaksud Merusak Motor Sampai Separah Itu

Alex Marquez mengalami ‘high speed crash’ di tikungan 5, tempat Fabio Quartararo (Yamaha) juga crash dan mengalami patah jari manisnya sehari sebelumnya. “Saya melahap banyak lap dengan ban bekas. Kemudian kami memasang ban soft baru. Perbedaan cengkeramannya luar biasa, kita harus menyesuaikan diri dengannya. Motornya jadi mendorong kedepan dan saya menekan ban depan terlalu keras. Saya benar-benar kesal pada diri sendiri, saya tidak bermaksud merusak motor sampai separah itu,” ungkap rider berusia 29 tahun itu.
Kemudian Alex kembali ke lintasan sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Tapi hujan mengganggu rencananya. “Sejauh ini, bahkan kami belum mengerjakan set-up dasar. Kami hanya fokus menguji komponen-komponen saja. Beberapa lap yang saya lakukan di sore hari, positif dan saya kembali mencatatkan waktu 1:58 menit dengan ban bekas. Karena cuaca memburuk, saya memperkirakan tes hari ketiga akan sangat intens. Saya harap saya dapat menemukan waktu untuk menyempurnakan set-up, tetapi simulasi balapan juga ada dalam jadwal tes hari terakhir,” jelas Alex.

Tahun ini Alex dibekali GP26 spek pabrikan sama seperti 2 pembalap tim pabrikan Ducati Lenovo Marc Marquez dan Pecco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio dari tim VR46. Apa komentarnya terkait motor tersebut? “Saat ini saya mengendarai semacam hibrida antara motor tahun lalu dan yang baru. Dan itulah mengapa saya jatuh. Saya rasa kami memiliki paket yang sangat bagus. Bagi saya, karakter baik dari motor lama saya (GP24) masih ada tetapi terbilang kecil,” jawab rider asal Cervera Spanyol itu.
Alex Marquez hanya berada di posisi ke-12 pada tes hari kedua tertinggal 0,790 detik dari Joan Mir (Honda) yang mencetak waktu tercepat. Yang mengejutkan, pembalap Ducati terbaik dalam tes hari kedua adalah Franco Morbidelli yang menempati posisi ke-2 dan hanya menunggangi GP25 tahun lalu. Sementara Pecco Bagnaia menempati posisi ke-8 dengan GP26 sekaligus menjadi pembalap Ducati terbaik kedua.






