RiderTua.com – Apa kabar pembaca RiderTua? Ada kabar panas nih, Honda CB500 Super Four tampil sebagai naked klasik yang sederhana dan fungsional. Kalau dibandingkan dengan Kawasaki Z650RS punya aura retro modern yang jauh lebih kuat secara visual dan karakter mesin..
▶Daftar Isi
Honda CB500 Super Four vs Kawasaki Z650RS
Di dunia motor naked bergaya klasik, Honda dan Kawasaki punya cara masing-masing dalam menafsirkan kata retro. Keduanya sama-sama naked bike, sama-sama moge modern, tapi target penggunanya tidak sepenuhnya sama. Dan justru di situlah perbandingannya jadi menarik..
Honda CB500 Super Four: Naked Harian yang Tenang dan Bersahabat

Honda CB500 adalah motor yang sejak awal dirancang untuk kenyamanan dan kemudahan dikendarai. Desainnya klasik tanpa banyak gimmick, dengan siluet naked yang bersih dan proporsional. Tidak terlalu agresif, tidak pula terlalu klasik.
Mesinnya mengusung inline 4 silinder kapasitas 502cc DOHC 16-klep pendingin radiator. Mampu memuntahkan tenaga sekitar 46,3 hp dan torsi 43 Nm. Angka ini mungkin tidak terdengar besar, tapi karakter mesinnya sangat khas Honda: halus, linear, dan mudah dikendalikan.

CB500 Super Four terasa ramah sejak putaran bawah. Gasnya tidak meledak-ledak, tapi konsisten dan nyaman untuk dipakai harian. Cocok buat pemula yang naik kelas ke motor gede, maupun rider berpengalaman yang ingin motor santai tanpa drama.
Posisi duduknya tegak, joknya nyaman, dan bobotnya relatif bersahabat untuk kelas motor menengah. Ini tipe motor yang enak dipakai setiap hari, bukan hanya untuk riding akhir pekan.
Soal fitur, CB500 Super Four memang tidak terlalu heboh. ABS sudah ada, panel instrumen TFT color, tapi tidak mengejar kesan premium berlebihan dengan teknologi modern.
Kawasaki Z650RS: Retro Modern dengan Karakter Lebih Berani

Kalau CB500 Super Four terasa modern, Kawasaki Z650 justru tampil lebih emosional. Motor ini jelas terinspirasi dari Kawasaki Z klasik era 70-an, tapi dibalut dengan teknologi modern dan sentuhan desain yang sangat kuat.
Mesinnya parallel-twin 2 silinder kapasitas 649cc DOHC 8-katup berpendingin radiator. Dapat mengeluarkan tenaga puncak 67,3 hp pada 8.000 rpm serta torsi maksimal 65,7 Nm pada 6.700 rpm, ditransfer lewat transmisi manual 6-speed. Z650RS punya karakter yang lebih agresif, lebih responsif, dan jelas lebih bertenaga dibanding CB500.

Akselerasinya lebih galak, tarikan menengahnya kuat, dan sensasi berkendaranya lebih hidup. Ini bukan motor yang sekadar mengantar dari rumah ke kantor, tapi motor yang mengajak pengendaranya menikmati jalan.
Meski begitu, Z650RS tetap nyaman. Posisi duduknya tidak terlalu menunduk, stang lebar, suspensi masih teleskopik 41mm dan Horizontal back-link dengan setelan preload. Tapi secara keseluruhan, motor ini terasa lebih berkarakter dibanding CB500 Super Four.
Fitur modern seperti ABS, traction control, serta panel instrumen kombinasi analog-digital memberi kesan retro yang tetap relevan dengan zaman sekarang.
Baca Juga: Punya 3 Macam Warna, Honda CB500 Super Four 2026 Moge Retro Penerus Seri Legendaris
| Aspek | Honda CB500 Super Four | Kawasaki Z650RS |
|---|---|---|
| Konsep | Naked klasik sederhana dan fungsional | Retro modern dengan visual kuat |
| Karakter Utama | Tenang, ramah, nyaman harian | Lebih berani, emosional, sporty |
| Mesin | 4 silinder inline 502cc DOHC 16-katup pendingin radiator | 2 silinder paralel-twin 649cc DOHC 8-katup pendingin radiator |
| Tenaga | Sekitar 46,3 hp | 67,3 hp @ 8.000 rpm |
| Torsi | Sekitar 43 Nm | 65,7 Nm @ 6.700 rpm |
| Transmisi | Manual 6-percepatan | Manual 6-percepatan |
| Respons Mesin | Halus, linear, mudah dikendalikan | Agresif, responsif di putaran menengah |
| Posisi Berkendara | Tegak dan santai | Tegak dengan setang lebar, lebih sporty |
| Kenyamanan Harian | Sangat nyaman untuk pemakaian rutin | Nyaman, tapi lebih terasa sporty |
| Fitur Keselamatan | ABS | ABS + Traction Control |
| Panel Instrumen | Digital informatif | Kombinasi analog-digital |
| Target Pengguna | Pemula naik kelas & rider santai | Rider yang cari sensasi & karakter kuat |
| Aura Retro | Klasik kalem tanpa gimmick | Retro kental dengan sentuhan modern |






