RiderTua.com – Halo pembaca setia RiderTua, Toprak Razgatlioglu merasa harus jujur bahkan pada dirinya sendiri soal kepindahannya ke MotoGP, meskipun dia adalah juara dunia WSBK tahun lalu: Debut MotoGP 2026 bukan bertujuan untuk menang, tapi belajar, “Saya harus tetap realistis,” katanya..
Semua pembalap pasti ingin menang, termasuk Razgatlioglu.. tetapi musim 2026 bisa menjadi tahun yang sangat berat.. pembalap asal Turki ini menetapkan tahun 2027 sebagai fokus utamanya…
Toprak Razgatlioglu Realistis Hadapi MotoGP: 2026 Berat, Target Sebenarnya 2027

Prima Pramac Yamaha menjadi tim MotoGP pertama yang menggelar acara peluncuran jelang musim 2026 ini… Acara akan digelar pada hari Selasa, 13 Januari di Siena, tim besutan Paolo Campinoti ini akan meluncurkan livery M1 yang dikendarai oleh Jack Miller, dan pendatang baru di kelas utama, Toprak Razgatlioglu.
Banyak yang merasa penasaran seputar langkah pertama pembalap Turki ini di MotoGP..akan seperti apa penampilan perdana-nya… Juara dunia Superbike tiga kali di musim pertamanya di kelas utama Kejuaraan Dunia MotoGP jelas akan menjadi tontonan yang sangat menarikk!!
Namun ada juga beberapa orang yang meragukan kecepatannya alasannya MotoGP lebih sulit dan tingkat persaingannya beda dengan WSBK… Sementara yang lain yakin Toprak akan kompetitif di MotoGP karena ‘Bakat adalah Bakat’ dimanapun dia membalap yang membedakan adalah pembalapnya.. Paling tidak dia harus dibandingkan dulu dengan pembalap yang memakai motor sama (Yamaha).. Kurang bijak jika dibandingkan pembalap Ducati.. 🙂

Bisa ditebak bahwa musim 2026 akan menjadi tahun yang sulit bagi Toprak, karena ini adalah tahun debutnya dan dia harus beradaptasi dengan begitu banyak fitur baru (banyak tombol-tombol di setang motor prototipe). Singkat kata: MotoGP benar-benar dunia yang berbeda dibandingkan WSBK.
Namun yang jelas dari Superbike ke MotoGP, Razgatlioglu siap menghadapi tantangan itu.. Rider Turki itu memang pernah mengendarai Yamaha M1 dalam beberapa uji coba pada tahun 2025, namun terlalu dini untuk berbicara hasil seperti apa yang akan bisa ia raih saat nyemplak motor MotoGP sesungguhnya di kompetisi, bukan latihan… Toprak menyadari sepenuhnya bahwa proses belajar masih panjang…

“Saya harus belajar dan perlu beradaptasi dengan motor. Saya juga harus mempelajari banyak karakter sirkuit (dengan motor berbeda dari WSBK). Ini tantangan besar buat saya. Saya tidak tahu apakah saya akan langsung kompetitif…. saya harus realistis. Mungkin tidak di tahun pertama, tetapi saya akan mencoba melakukan yang terbaik. Jika saya bisa meraih podium di 2026, itu akan luar biasa… Namun target terbesar saya adalah 2027,” katanya kepada media La Gazzetta dello Sport
Toprak menaruh harapan besar pada musim 2027, tahun di mana MotoGP akan menerapkan peraturan teknis baru dan menggunakan pemasok ban baru, Pirelli… “Mungkin saat itu motor akan lebih mudah dikendarai karena saya mengenal ban Pirelli. Pembalap MotoGP lainnya cepat dan berpengalaman, jadi saya pikir akan mudah bagi mereka untuk beradaptasi juga… ” katanya..
Dia menambahkan,”Tapi saya sudah mengenal abn Pirelli, dan itu bisa jadi keuntungan awal buat saya. Saya pikir saya akan lebih kompetitif di tahun 2027, tetapi bukan hanya karena ban: motor juga sangat penting… Saya yakin Yamaha akan lebih kuat di 2027. Semuanya akan baru untuk semua orang (pakai mesin 850cc). Ya menurutku Yamaha akan kembali kuat, dan Saya ingin menjalani balapan-balapan yang bagus…”

Tapi, Akankah Toprak Jadi Kejutan Yamaha di 2026..??
Juara dunia WSBK tiga kali ini terlihat menunjukkan kepercayaan penuhnya pada proyek MotoGP Yamaha, meskipun pabrikan yang bermarkas di Iwata tersebut finis terakhir di klasemen konstruktor pada tahun 2025.
Berita bagusnya M1 2026 akan mengadopsi mesin V4, sebuah perubahan besar yang menarik untuk dilihat apakah mampu membawa peningkatan signifikan.. Dengan status konsesi level D yang masih dimiliki, Yamaha masih bebas melakukan pengujian, dan Razgatlioglu sendiri punya lebih banyak waktu di lintasan untuk mempelajari dan mengenal motor, meningkatkan performanya serta mencoba menjadi lebih kompetitif…!
Walau musim ini bisa dikatakan sebagai pembalap ‘magang’, dengan hasil yang mungkin akan berbeda jauh dari yang ia dapatkan di kejuaraan dunia Superbike (WSBK), Toprak dikenal sebagai pembalap yang haus prestasi dan tidak pernah setengah-setengah. Dia akan berjuang keras meraih hasil terbaiknya secepat mungkin pada tahun 2026 ini. Tes pertama menunjukkan sinyal positif, kita hanya bisa menunggu apakah ‘El Turco’ benar-benar mampu memberi kejutan sepanjang musim MotoGP 2026 musim ini? Gasssken prakkk…!!!







