Categories: MotoGP

Pecco Bagnaia Tak Menyalahkan : Marquez Tidak Sengaja, Marc Bernasib Buruk!

RiderTua.com – Dengan dua kemenangan di GP Portugal, misi Pecco Bagnaia untuk mempertahankan gelar terbilang sangat sukses. Pembalap Ducati lenovo itu menjelaskan,  “Jujur, saya tidak terpikirkan akan hal itu. Tentu saja saya ingin menang untuk menjadi juara dunia lagi. Tapi seperti yang kita lihat, para pembalap Aprilia dan rider Ducati lainnya pasti akan menjadi penantang kuat saya. Kami harus tetap solid dan bekerja dengan baik untuk menjadi kompetitif sepanjang akhir pekan, seperti di Portimao kali ini.”

Pecco menambahan, “Tentu saja saya senang. Kami bekerja sangat baik dalam tes, semuanya dipersiapkan untuk balapan. Kami berada pada limitnya. Dibandingkan dengan balapan 2 tahun lalu, kami beberapa detik lebih cepat dalam jarak balapan penuh.”

Pecco Bagnaia : Banyaknya Crash Terjadi Karena Cara Pendekatan Masing-masing Pembalap

Marc Marquez

“Semuanya bekerja dengan sempurna dan motor baru ini sangat cocok dengan gaya balap saya, lebih baik dari motor lama. Kita menuju ke arah yang baik. Akhir pekan depan kita akan melihat bagaimana jadwal baru tanpa tes di trek yang sama. Levelnya pasti akan sedikit berbeda, tanpa tes jaraknya sedikit lebih besar,” lanjut rekan setim Enea Bastianini yang absen pada balapan dikarenakan cedera.

Pada akhirnya, Maverick Vinales datang dalam waktu 0,687 detik. Apakah Pecco mengendalikan balapan 25 lap? “Saya berusaha untuk tidak terlalu memikirkan keunggulan, karena saya tidak ingin merasa harus nge-push lebih keras lagi. Karena itu akan menjadi masalah bagi ban belakang,” jawab rider berusia 26 tahun itu.

Adik Carolla Bagnaia itu menambahkan, “Saya hanya berusaha sekonsisten mungkin dan untuk menjadi lebih cepat di setiap lap. Itu bekerja dengan sangat baik, tetapi setelah 15 lap Maverick datang untuk menutup celah. Saya juga ngepush tetapi ban saya tidak tersisa. Di dua lap terakhir saya sedikit bermasalah, tapi semuanya berjalan dengan baik. Jadi ya, saya sedikit mengontrol tapi saya juga ngepush.”

Lihat Juga: Klasemen Lengkap MotoGP Portugal : Pembalap – Team – Konstruktor

Tentu saja crash yang disebabkan Marc Marquez menghebohkan Autodromo Internacional do Algarve, yang secara kasar mendorong pembalap lokal Miguel Oliveira keluar dari balapan.

Menurut Pecco, apakah double long lap penalti yang diterima Marc Marquez dari steward FIM MotoGP merupakan keputusan yang tepat? “Saya pikir Marc mencoba untuk mengejar orang-orang di depan dan tidak membuang waktu. Dia tidak ingin menyalip pembalap di depannya, dia hanya ingin mengikuti. Kita juga harus mempertimbangkan keadaan. Di awal balapan tepatnya di tikungan 3 dimana kita pertama kali mengerem keras dan pembalap di belakang terlalu dekat, itu seperti efek domino. Saya pikir itu lebih merupakan situasi yang tidak menguntungkan ketimbang disengaja. Itu adalah kesialan (bad luck),” jelas murid Valentino Rossi itu.

Beruntungnya, Miguel Oliveira hanya mengalami luka memar di pahanya. Sementara Marc Marquez sendiri mengalami cedera pada ibu jari kanannya akibat crash tersebut. Daftar cedera bahkan lebih panjang usai balapan akhir pekan ini. Jorge Martin mengalami patah tulang di jempol kaki kanannya. Enea Bastianini keluar dalam sprint race dengan patah tulang belikat dan Pol Espargaro mengalami cedera serius pada FP2 Jumat sore.

Pecco memiliki pendapat yang jelas mengenai hal ini. “Saya ulangi, menurutku ini bukan tentang faktor sprint atau balapan normal, ini lebih pada cara pendekatan masing-masing pembalap,” pungkas Pecco Bagnaia.

Mimi Carrasco

Leave a Comment

Recent Posts

Marc Marquez Bertujuan untuk Mengalahkan Semua Pembalap Ducati?

RiderTua.com - Bagi Marc Marquez musim MotoGP 2024 ini akan menjadi tahun yang sangat penting bagi rider Cervera itu, dan…

3 Maret 2024

Honda Masih Ingin Bertahan di Pasar Mobil Hybrid

RiderTua.com - Apa yang dilakukan Honda saat ini berbeda dengan kompetitornya di Indonesia. Di saat merek lainnya meluncurkan mobil listrik,…

3 Maret 2024

Fabio Di Giannantonio Menantang Bezzecchi: Siapa yang Terbaik di VR46?

RiderTua.com - Fabio Di Giannantonio ingin membuat takjub penggemar MotoGP lagi, kali ini dia ingin mewujudkan misinya di tim VR46. Tim…

3 Maret 2024

Tesla Belum Juga Hadir di Indonesia, BYD Sudah Mulai Berjualan

RiderTua.com - Tesla masih memiliki dominasi cukup kuat di pasar mobil listrik secara global. Namun dalam beberapa tahun terakhir, mereka…

3 Maret 2024

Marc Marquez : Saya Harus ‘Memanjakan’ Lenganku yang Sudah 4 Kali Dioperasi

RiderTua.com - Patah tulang pada lengan kanan yang diderita Marc Marquez akibat crash horor 4 tahun lalu di Jerez, 'memaksa'…

3 Maret 2024

Hyundai Staria Hadirkan Varian Hybrid, Hanya Dijual di Korea Selatan?

RiderTua.com - Hyundai telah menjual berbagai macam mobil SUV di pasar global. Walau demikian, mereka tetap menawarkan jenis mobil lainnya,…

3 Maret 2024