Herve Poncharal: Laurent Fellon dan Istrinya Memperlakukan Johann Zarco Bak Anak Sendiri

RiderTua.com – Pemilik tim Tech3 Herve Poncharal sangat berduka kala mendengar sahabatnya Laurent Fellon meninggal dunia pada Senin malam lalu. Pada Juli lalu, mantan pembalap asal Prancis itu didiagnosis menderita kanker. Kematian mantan manajer Johann Zarco dan ayah dari pembalap Moto3 Lorenzo Fellon itu membuat dunia balap juga ikut berduka.

“Laurent adalah tipikal pria asal Prancis selatan. Dia memiliki aksen luar biasa yang mungkin tidak dipahami beberapa orang. Dia penuh dengan ‘joie de vivre’ (keceriaan) dan energi, dia selalu bercanda. Dia hanya bisa berkomunikasi dalam bahasa Prancis, tetapi dia mempunyai karakter yang luar biasa, bak gunung berapi yang eksplosif, penuh aksi dan ide, senang humor,” ujar Herve menggambarkan sosok sahabatnya yang meninggal di usia 61 tahun itu.

Herve Poncharal: Laurent Fellon dan Istrinya Memperlakukan Johann Zarco Bak Anak Sendiri

Poncharal mengikuti dengan cermat peran Fellon dalam karier dan ketenaran pembalap MotoGP Johann Zarco (Prima Pramac Ducati). “Dengan mengendarai mobil, dia bersama Johann menempuh jarak berkilo-kilometer. Dia berlatih bersamanya selama berhari-hari dan dia telah menghabiskan banyak malam untuk pembalapnya itu. Selanjutnya, Laurent melakukan hal yang sama untuk putranya Lorenzo,” tegas bos tim GASGAS (MotoGP) dan Red Bull-KTM (Moto3) itu.

Johann Zarco
Johann Zarco

Fellon terkadang membawa Zarco muda ke Hungaria untuk latihan Supermoto, bahkan setelah kemenangannya secara keseluruhan di Red Bull Rookies Cup 2007 ketika pembalap asal Prancis itu gagal menemukan tim GP 125cc untuk tahun 2008.

Fellon kemudian dipekerjakan oleh produsen minibike Polini. Pabrikan asal Italia itu menggunakan knalpot yang diproduksi di Hongaria, sehingga Fellon sering tinggal di sana untuk mengawasi pekerjaan di pabrik knalpot itu.

Karena Fellon tidak bisa berbicara bahasa Hongaria, seorang siswi dipekerjakan sebagai penerjemah. Namanya Andrea yang kemudian menjadi Nyonya Fellon dan pindah ke Prancis selatan. Putra mereka Lorenzo lahir di sana pada 2004 atau 18 tahun lalu.

Suatu hari, Juara Dunia 125cc asal Hungaria Gabor Talmacsi melihat Zarco yang berbakat selama latihan Supermoto di Hungaria dan sangat terkesan dengan keterampilan berkendaranya sehingga dia mendapatkan tempat 125cc dengan tim WTR untuk sisa musim 2008. Bahkan dia harus merogoh sakunya sendiri untuk itu.

Laurent Fellon - Johann Zarco (photo Jean-Paul Ancion/YMF)
Laurent Fellon – Johann Zarco (photo Jean-Paul Ancion/YMF)

Herve menambahkan, “Andrea adalah pelengkap yang ideal untuk Laurent karena dia bisa berbicara beberapa bahasa. Dia juga mengurus dokumen di perusahaan patungan. Bersama-sama mereka memperlakukan Johann bak anak mereka sendiri. Karena Johann jauh dari orang tuanya saat usianya sekitar 13 tahun. Setelah itu dia tinggal dengan keluarga Fellon. Itu sebabnya Lorenzo seperti saudara laki-laki Johann.”

“Jika ada sesuatu yang harus kita ingat tentang Laurent Fellon secara khusus, saya ingin menyoroti hasratnya yang luar biasa untuk balap motor dan determinasi teladan yang dia berikan dalam karier Johann dan putranya Lorenzo. Saya juga selalu terkesan dengan energinya yang tak habis-habis,” pungkas Herve Poncharal dengan penuh simpati untuk sabahat lamanya itu.

Kemudian bos tim Tech3 itu menambahkan, “Dia berjuang melawan kanker sampai hari terakhirnya.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives