Yamaha Tak Inginkan Dani Pedrosa karena Terlalu Kecil?

RiderTua.com – Saat Dani bergabung ke KTM, terlontar nada ‘miring’ tentangnya. Misalnya, Yamaha tidak menginginkannya sebagai tes rider karena menyebut dia ‘di luar kriteria’, karena tubuhnya terlalu ringan dan terlalu kecil. Tapi Mike Leitner dan KTM percaya pada kemampuan Dani. Mike selalu mengatakan jika dia memiliki peran kepemimpinan di HRC dalam hal pengembangan…

Namun di KTM dia sangat dihargai, bahkan peran dalam balapan wildcard selalu ditunggu, meskipun bos KTM tidak pernah memaksa..

Dani Pedrosa telah menjalani 4 tahun sebagai test rider Red Bull KTM MotoGP. Karena pada 18-19 Desember 2018 Pedrosa menjajal KTM RC16 untuk pertama kali di Jerez. Namun pada tes Sepang pada 1 hingga 3 Februari 2019, dia absen dari latihan shakedown tim uji MotoGP. Sebaliknya, pembalap berusia 37 tahun itu harus membuang semua rencana tes dan menjalani program rehabilitasi di bulan-bulan berikutnya untuk mendapatkan kembali kebugaran fisiknya.

Mengalami Banyak Cedera

Pasalnya, tak lama setelah pergantian tahun 2018/2019, Dani Pedrosa didiagnosa mengalami patah tulang ganda di tulang selangka kanannya. Juara dunia 3 kali itu harus menjalani transplantasi tulang, di mana jaringannya diperbaiki dengan jalan operasi. Tulang selangka yang hancur akhirnya dipulihkan.

Metode penyembuhan ini dianggap oleh para dokter sebagai cara penyembuhan yang paling masuk akal dan efektif. Dengan cara ini, tulang selangka yang telah patah beberapa kali di masa lalu, mendapatkan kembali kekuatan yang lama…

Pemenang balap MotoGP 31 kali itu telah mengalami patah tulang selangka sebanyak 4 kali, dua kali di Motegi (2010 di sisi kiri dan 2016 di sisi kanan) serta pada 2011 di Le Mans (kiri) dan pada 2013 di Sachsenring (kanan).

Usai operasi di musim dingin, Dani Pedrosa baru bisa kembali mengendarai KTM RC16 pada 12 Juni 2019 di Brno. Sejak saat itu, 3 kali runner-up MotoGP itu memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan KTM MotoGP. Berkat peran penting pembalap asal Spanyol (tinggi 159 cm, berat badan 55 kg) itu, Brad Binder mengamankan kemenangan MotoGP pertama KTM pada tahun 2020 pada balapan ketiga di Brno. Kemudian 5 kemenangan yang ditorehkan Miguel Oliveira dan 1 lagi oleh Binder (Spielberg-2 pada tahun 2021).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: