Andrea Dovizioso Tidak Tahu Potensi M1 di GP Austria

RiderTua.com – Tinggal 2 balapan lagi (Spielberg dan Misano), Andrea Dovizioso akan mengakhiri karir balapnya yang telah dirintisnya selama 20 tahun. Rider berusia 36 tahun itu merupakan salah satu pembalap sukses, dengan membukukan 15 kemenangan dan 47 podium dalam karir MotoGP-nya. Menjelang GP Spielberg akhir pekan ini, Dovi memiliki kisah sukses disini. Di Red Bull Ring, rider asal Forli-Italia itu berhasil menang dalam 3 tahun berturut-turut yakni pada 2017, 2019 dan 2020 (2018 balapan dibatalkan karena hujan sangat deras). Kemenangan di GP Austria 2020 adalah kemenangan terakhirnya sekaligus podium terakhir.

Andrea Dovizioso Tidak Tahu Potensi M1 di GP Austria

Dua pekan lalu, Dovizioso mengumumkan bahwa dia akan pensiun dari kejuaraan dunia balap motor setelah balapan kandangnya di Misano pada awal September mendatang. Sementara itu tes rider Yamaha Cal Crutchlow akan menyelesaikan musim untuknya di 6 balapan tersisa.

Hingga seri ke-13 di GP Austria, Dovi hanya mencetak 10 poin dan hanya menempati peringkat 22 dalam klasemen. “Saya hanya bisa mengaitkan kenangan indah yang sangat penting dengan trek balap di Austria,” kata Papa Sara mengacu pada kesuksesan besarnya saat masih di Ducati.

“Saya tidak tahu apa yang bisa saya lakukan di Spielberg dengan Yamaha M1, tapi itu adalah tempat yang indah, lingkungannya sangat indah. Kita bisa menghirup banyak udara segar di sana dan saya senang bisa ambil bagian dalam balapan lagi di sana,” imbuh rekan setim Darryn Binder itu.

Pemilik tim RNF Yamaha Razlan Razali tahu betul bahwa, balapan di Red Bull Ring tidak akan mudah bagi para pembalap Yamaha. Dovizioso berhasil mencetak 2 poin di Sachsenring (finis ke-14), di klasemen dia mengantongi poin yang sama dengan rekan setimnya Darryn Binder dengan 10 poin. Meski demikian, tim satelit asal Malaysia itu tidak putus asa untuk meraih hasil bagus di Austria.

“Ini adalah akhir pekan balapan kedua dari belakang untuk Andrea sebelum dia pensiun di Misano. Kita harus melihat apa yang bisa dia capai karena dia tidak berkompetisi di Austria tahun lalu. Tujuan kami adalah mencetak beberapa poin di Red Bull Ring, karena trek ini biasanya tidak cocok dengan Yamaha,” pungkas Razlan Razali.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: