Yamaha Recall WR155R di Indonesia, Kenapa?

YAMAHA RiderTua.com – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baru-baru ini mengumumkan penarikan terhadap WR155R. Motor trail ini disebut memiliki masalah pada salah satu komponennya sehingga harus segera ditangani. Yamaha akan segera menangani penarikan terhadap WR155R di Tanah Air secepatnya. Sebab ini dapat mempengaruhi performa motor, sehingga bisa cukup menganggu.

Baca juga: Yamaha E01 yang akan Diuji Coba di Indonesia Tahun Ini

Yamaha Segera Tangani Penarikan WR155R

Sejak dihadirkan di Indonesia, WR155R menjadi andalan Yamaha di pasar motor trail untuk menghadang dominasi Honda CRF150L. Sebagai motor trail, model ini didesain agar mampu melibas medan off-road yang begitu sulit. Atau bisa juga dikendarai di jalanan aspal layaknya motor biasa.

Namun tiba-tba saja Yamaha mengumumkan penarikan terhadap WR155R di Tanah Air. Penarikan ini dilakukan setelah mereka menemukan masalah pada bagian roda depannya, tepatnya bearing front wheel. Disebutkan komponen tersebut akan diperiksa kembali, ditakutkan bagian tersebut bisa menjadi tidak stabil saat motor digunakan.

(Yamaha)

Ganggu Performa

Walau sampai sekarang belum ada laporan mengenai komponen yang bermasalah tersebut, Yamaha harus segera menanganinya. Tentu saja untuk bisa menjamin kenyamanan bagi penggunanya saat mengendarai motor ini. Termasuk untuk menjaga kualitasnya agar semakin dipercaya oleh konsumen.

Recall ini akan dilakukan pada tanggal 8 Agustus mendatang, dan pemilik WR155R bisa mengeceknya melalui situs resmi YIMM. Waktu penggantian komponennya disebut hanya berlangsung selama 45 menit, itupun tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Sehingga konsumen tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperbaiki motornya.

Sejauh ini penjualan WR155R masih cukup stabil di Indonesia. Meskipun model ini mendapat perlawanan dari model sekelasnya, tak hanya CRF150L tetapi juga Kawasaki KLX150.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page