Berapa Lama Masa Paceklik Honda akan Berlangsung?

RiderTua.com – Sejak awal musim 2020, Honda mengalami kemerosotan satu demi satu dimulai dengan cederanya pemimpin tim Marc Marquez. Kemudian pemilihan pembalap yang dipertanyakan dan gatot alias gagal total seperti Pol Espargaro, Takaaki Nakagami dan Alex Marquez. Selain itu, tidak kompetitifnya Honda RC213V ada kebingungan fundamental pada subjek dengan mesin 1000cc V4 di Jepang untuk kembali membawa ke tingkat teknis persaingan yang kompetitif. Manajer HRC Alberto Puig mengatakan, “Tidak hanya satu bagian yang harus kami ubah pada motor, tetapi tiga atau empat.” Apakah Marquez membawa Honda ke level teratas lagi setelah cedera..?

Berapa Lama Masa Paceklik Honda akan Berlangsung?

Honda mencapai titik terendahnya di GP Jerman ketika keempat pembalapnya pulang tanpa membawa poin. Ada ketegangan di HRC setelah jeda musim panas, karena kemerosotan tersebut harus berakhir di masa mendatang jika Honda masih ingin memperjuangkan gelar lagi pada 2023.

Namun sejauh ini belum ada ‘kedamaian’ di HRC, terutama karena beberapa media berulang kali memberitakan bahwa Alberto Puig mungkin akan digantikan oleh mantan manajer tim Suzuki Davide Brivio, yang sejauh ini tidak punya masalah.

Musim 2022 menunjukkan bahwa Marc Marquez dan Pol Espargaro memiliki tuntutan yang berbeda pada motornya. Marquez menginginkan lebih banyak feeling pada ban depan, sementara rekan setimnya itu menginginkan lebih banyak traksi di roda belakang.

Puig menambahkan, “Memang benar bahwa setiap pembalap mempunyai gayanya sendiri. Tidak adil untuk mengatakan masalah kami karena ini atau itu. Kami harus meningkatkan motor secara keseluruhan. Tidak ada satu area pun yang membuat kami khawatir. Itu sebabnya kami sekarang mengklarifikasi, bagaimana kami akan melakukannya dan melanjutkan dalam banyak diskusi.”

“Kami belum tahu apakah kami perlu memulai ulang sepenuhnya atau apakah kami dapat menggunakan motor 2022 sebagai dasar untuk perbaikan. Ada tiga atau empat poin yang perlu kami ubah dan sesuaikan, bukan 10, tetapi juga lebih dari satu. Itulah yang kami usahakan.”

Honda memenangkan tiga balapan bersama Marc Marquez pada 2021 yakni di Sachsenring, Texas dan yang terbaru pada 24 Oktober di Misano. Kemudian rider berusia 29 tahun itu crash saat latihan motocross dan absen dari dua seri terakhir karena diplopia. Setelah crash di sesi pemanasan di Mandalika pada April 2022, dia kembali menderita diplopia. Marc juga harus melewatkan GP Argentina setelah absen balapan di Mandalika.

Saat tes pada bulan Juli di Jerez, tes rider Stefan Bradl mengatakan, “Di lebih dari 40 derajat, kita bisa melihat kemajuan pertama dan mungkin menemukan arah pengembangan yang tepat. Tetapi dengan performa di trek, kita tidak akan langsung melihat efeknya di balapan berikutnya.”

Artinya, Honda harus menunggu hingga September atau bahkan Oktober untuk pembaruan yang datang dari Jepang hingga Eropa. Untuk tes Misano selama 2 hari setelah GP Misano pada 4 September, Repsol-Honda bisa mendapatkan suku cadang baru.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page