Mobil Bensin Dilarang Dijual di Eropa Mulai Tahun 2035!

RiderTua.com – Mobil bensin masih diminati oleh banyak orang di seluruh dunia. Tapi dengan makin majunya elektrifikasi mobil, membuat mobil konvensional mulai ditinggalkan. Bahkan ada rencana mobil bensin sudah dilarang beredar atau dijual lagi di Benua Eropa mulai tahun 2035. Sebagai gantinya, mobil listrik murni dan sejenisnya yang dihadirkan di pasar.

Baca juga: BMW Siap Rilis iX dan i4 Tahun Ini di Indonesia?

Mobil Bensin Dilarang Beredar dan Dijual di Eropa

Memang mobil bermesin bensin atau konvensional sudah hadir selama beberapa dekade di pasar roda empat. Namun dengan meningkatnya tingkat emisi karbon yang dihasilkan membuat produsen dituntut untuk menghadirkan solusinya. Yaitu menjual mobil ramah lingkungan yang menghasilkan emisi cukup kecil, entah itu hybrid atau listrik murni.

Belakangan ini elektrifikasi mobil semakin digencarkan oleh sejumlah produsen, seperti BMW hingga Mercedes-Benz. Selain itu, masih ada produsen lainnya yang mulai menghadirkan banyak model EV, seperti Toyota. Tentunya ini membuat populasi mobil ramah lingkungan menjadi semakin meningkat.

(BMW Blog)

Mobil Listrik

Dengan perkembangan elektrifikasi yang semakin cepat, diputuskan bahwa mulai tahun 2035, Benua Eropa sudah melarang beredarnya mobil konvensional. Tak peduli itu mobil bensin atau diesel, mobil-mobil jenis ini tidak boleh dijual pada tahun itu. Sehingga populasi mobil konvensional disana dapat ditekan lebih jauh lagi.

Tentunya mobil bensin ini digantikan oleh mobil ramah lingkungan, terutama mobil listrik. Apalagi sejumlah produsen sudah memiliki beberapa model yang dikonversi menjadi mobil hybrid maupun EV. Walaupun ada juga yang menjual mobil hidrogen, meski jumlahnya belum sebanyak mobil listrik.

Tapi setidaknya dengan aturan baru ini, maka diharapkan tingkat emisi karbonnya bisa berkurang lebih jauh lagi. Kalau aturan ini ditetapkan di Indonesia, mungkin rasanya terlalu cepat. Sebab belum banyak produsen yang siap memproduksi mobil ramah lingkungan secara lokal.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page