Guidotti: Masalah KTM Sudah Diketahui!

RiderTua.com – KTM sedang mencari solusi selanjutnya di kejuaraan MotoGP untuk paruh kedua musim. Mereka memiliki kecepatan dalam balapan dan yang harus segera diselesaikan adalah masalah kualifikasi, dan akan diselesaikan mulai liburan ini. Manajer tim Francesco Guidotti mengungkapkan kelemahan RC16. KTM menutup paruh pertama musim MotoGP dengan Brad Binder di peringkat ke-6 di klasemen, pembalap terbaik dari pabrikan Austria itu. Podium ke-2 di Qatar adalah hasil terbaik musim ini, dia finis ke-5 di GP Belanda. Pembalap Afrika Selatan itu terbukti menjadi ujung tombak pabrikan, tetapi teknisi KTM sedang bekerja untuk memecahkan beberapa masalah motor.

Francesco Guidotti, manajer tim, dan Fabiano Sterlacchini, direktur teknis, menunggu seorang teman lama mereka, Jack Miller (5 tahun di Ducati), yang akan tiba di musim 2023 untuk membantu pengembangan KTM RC-16.

Masalah sebenarnya Brad Binder dan Miguel Oliveira terletak pada sesi kualifikasi. RC16 membutuhkan langkah lebih jauh ke depan dalam serangan waktu (time attack). Karena pada kecepatan balapan Binder berhasil mengatasi masalah dengan sempurna.. “Dia (Brad Binder) tahu bagaimana menafsirkan lap pertama secara maksimal, kami memiliki kecepatan balapan yang baik, tetapi kami bermasalah dengan kualifikasi yang agak lambat,” kata Guidotti.

Francesco Guidotti - KTM
Francesco Guidotti – KTM

Kekuatan Brad Binder adalah pada tahap awal balapan, “Kami fokus pada lap pertama karena merekalah yang membuat kami membuat perbedaan dalam hasil akhir, tetapi itu ibarat seperti anjing yang mengejar ekornya. Ketika kami mulai dari barisan depan kami berjuang untuk podium dan kemenangan, dalam beberapa balapan terakhir kami selalu lambat di kualifikasi,” tambah Francesco Guidotti.

Masalah dengan Soft

Kru tim KTM telah melihat masalahnya dan akan menggunakan jeda musim panas MotoGP untuk mencoba membuat perubahan yang diperlukan. “Kami perlu mencari cara untuk memanfaatkan cengkeraman ekstra ban soft yang digunakan untuk satu atau dua lap dengan sudut kemiringan maksimum dengan lebih baik. Sudah mengidentifikasi masalah adalah langkah yang baik. Yang lain mampu memanfaatkan grip ekstra dengan kecepatan yang lebih besar, itu terjadi pada kami yang membuat kami melebar. Ada beberapa hal yang belum sepenuhnya kami selesaikan, tetapi kami telah mengidentifikasi area mana yang harus diintervensi,” pungkas Francesco Guidotti..

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page