Fabio Quartararo: Assen adalah Trek Legenda di Kalender MotoGP

RiderTua.com – Konferensi pers di Assen pada hari Kamis hanya dihadiri dua pembalap MotoGP yakni Fabio Quartararo dan Johann Zarco. Aleix dan Pol Espargaro datang terlambat karena pesawat pribadi sewaan tidak mendarat tepat waktu di Groningen. Sebagai pemenang TT Belanda tahun lalu, Quartararo meluncurkan plakatnya pada hari Kamis di Walk of Fame baru yang sedang dibuat di Assen. “Itu membuat saya bangga karena Assen adalah trek yang legendaris di kalender. Setiap pembalap ingin menang di Assen sama seperti di Mugello atau di Phillip Island. Beberapa trek sangat istimewa bagi saya dan sama istimewanya dengan plakat saya yang sekarang dapat dilihat di jalan-jalan Assen,” kata pembalap Yamaha itu.

Fabio Quartararo: Assen adalah Mythical Trek di Kalender MotoGP

Justru karena Fabio Quartararo sangat menyukai Sirkuit TT, dia berharap balapan akhir pekan ini akan kering. Tapi menurut perkiraan, cuaca akhir pekan ini akan berubah menjadi basah. “Saya pikir, sekarang saya telah meningkatkan kemampuan balapan saya di trek basah. Tetapi ketika kita datang ke trek seperti Assen, kita menginginkan trek kering. Karena bagi saya itu adalah salah satu trek yang paling saya sukai untuk balapan,” imbuh rider berusia 23 tahun itu.

Karena Aleix Espargaro dan adiknya Pol terlambat datang, konferensi pers hanya dihadiri dua pembalap Prancis dengan Quartararo dan Zarco. Baru-baru ini, mereka berdua mengamankan kemenangan ganda Prancis ketiga di kelas MotoGP di Sachsenring. Mereka berdua saling memuji. Misalnya Zarco yang memuji seberapa baik Quartararo mengatasi tekanan sebagai seorang juara bertahan.

“Tapi setidaknya, hanya karena saya lebih baik di permainan golf,” ujar pembalap berusia 32 tahun itu sambil tertawa, mengacu pada pertunjukan ‘selebrasi yang gagal’ setelah kemenangan Quartararo di Assen tahun 2021 lalu.

Sementara itu, tentang Zarco, El Diablo mengatakan, “Kami berdua tidak memulai musim seperti yang kami lakukan pada tahun 2021. Tetapi kami berdua membuat langkah besar di Eropa. Kami telah berbagi banyak podium dan jika kita melihat lima atau enam balapan terakhir, dia selalu di atas. Bagi saya, sekarang dia adalah pembalap Ducati yang paling konsisten. Akan sangat bagus jika kami bertarung di klasemen seperti yang kami lakukan di paruh pertama tahun lalu. Jujur, saya juga tidak mengerti mengapa dia tidak dipromosikan ke tim pabrikan.”

BTW, Aleix Espargaro melakukan video call ke Quartararo selama konferensi pers. Dia meminta maaf atas keterlambatannya dan sempat membuat guyonan. “Dia cepat di sini tahun lalu dan dia membuat langkah besar di setiap trek. Dia pasti akan berada di puncak, selain Austin dia selalu mendapatkan hasil terbaik. Saya perkirakan dia akan bertarung untuk memperebutkan podium disini,” pungkas Quartararo merujuk pada ujung tombak Aprilia itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page