Toprak Razgatlioglu: Motor MotoGP Sangat Menyenangkan, Kapan Pindah?

RiderTua.com – Pada hari Selasa, Toprak Razgatlioglu melakukan tes pribadi dengan Yamaha M1 di Aragon. Tes ini sangat dinanti, karena ini adalah hadiah untuk pencapaian pembalap asal Turki itu setelah berhasil memenangkan gelar World Superbike pertama untuk Yamaha sejak terakhir pada 2009 oleh Ben Spies. Toprak tidak sendirian, tapi dia ditemani sekaligus dimentori oleh tes rider Yamaha Cal Crutchlow. Toprak senang dengan motor MotoGP, “Lebih banyak tenaga, elektronik berbeda, girboks halus, semua itu benar-benar baru bagi saya,” katanya.. Mengenai apakah dia akan pindah ke MotoGP akan dipertimbangkan lagi oleh manajernya (Kenan Sofuoglu) tahun 2024..

Toprak Razgatlioglu: Mengendarai Yamaha M1 Sangat Menyenangkan

Yamaha ingin melihat seberapa cepat pemenang Superbike 19 kali itu dalam beradaptasi dengan motor prototipe. Di sisi lain, Toprak juga ingin mengetahui apakah mengendarai motor seperti itu akan menyenangkan baginya.

Dan para penggemar kedua seri kejuaraan dunia kini sedang menunggu, kejuaraan mana yang akan diikuti pembalap asal Alanya-Turki itu dalam jangka menengah. Selain itu, sebuah fakta bahwa tidak ada pembalap Superbike lain yang begitu dekat dengan paddock MotoGP selain Toprak.

Dengan antusias Toprak menjelaskan, “Ini adalah pertama kalinya saya menunggangi Yamaha M1. Motor MotoGP terasa sangat berbeda dari R1 saya. Lebih banyak tenaga, elektronik berbeda, girboks mulus, semua itu benar-benar baru bagi saya. Saya belajar di setiap lap karena tidak mudah untuk membiasakan diri dengan motor MotoGP. Motornya terasa enak terutama di trek lurus yang sangat cepat. Rem karbonnya juga menarik, begitu juga dengan ban Michelin.”

Selama tes, Razgatlioglu tidak sendirian. Dia ditemani tes rider Yamaha Cal Crutchlow yang siap memberikan saran dan bantuan. Cal juga membagikan moment tes tersebut di akun Instagram-nya. Tapi Yamaha tidak berencana untuk merilis foto Razgatlioglu lagi dengan M1.

“Untungnya Cal ada di sana karena dia bisa banyak membantu saya. Kondisi sangat panas. Jadi setelah lap pertama dari 12 lap, kami membatasi diri pada 5 atau 6 lap. Ketika saya menonton balap MotoGP Aragon di TV, saya bisa melihat treknya sedikit bergelombang dan saya bisa merasakannya. Tapi itu tidak terlalu buruk. Kita hanya perlu menarik gas saat melibas aspal bergelombang. Jika kita melepaskan gas, motor malah menjadi lebih tidak stabil,” imbuh pembalap berusia 25 tahun itu.

Pada hari Selasa, cuaca di Aragon beragam. Panas sepanjang hari, tetapi pada sore hari sempat hujan turun deras meski hanya sebentar. Untuk itulah tes terpaksa diakhiri lebih awal setelah total melahap 40 lap.

“Secara keseluruhan itu adalah tes yang sangat positif, meskipun saya hanya bisa mengendarai lebih sedikit dari yang saya inginkan karena hujan. Sangat menyenangkan mengendarai Yamaha MotoGP. Terimakasih atas kesempatannya,” kata Toprak.

Tidak ada catatan waktu yang diumumkan oleh Yamaha. Menurut laporan, catatan waktu Toprak mendekati Crutchlow dalam kisaran 0,1 detik.

Penggemar MotoGP yang sekarang menginginkan Toprak pindah ke kelas utama harus bersabar. Karena dia masih akan bersaing untuk Yamaha di Superbike pada 2023. Manajernya Kenan Sofuoglu hanya akan mempertimbangkan semua opsi untuk 2024.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page