Miguel Oliveira: Semoga Hujan Saat Balapan di Assen

RiderTua.com – Miguel Oliveira ingin mengubah taktiknya pada balapan berikutnya di Assen-Belanda akhir pekan depan. Untuk itulah pembalap Red Bull KTM itu sangat membutuhkan posisi grid yang lebih baik ketimbang di Sachsenring. “Kami akan melihat apakah kami mengubah taktik kami di Assen. Misalnya, kita dapat mengubah cara kita menyetel motor. Terutama ketika kami punya ban yang digunakan di kualifikasi, tetapi tidak dapat kami gunakan di balapan. Karena itu terjadi di Sachsenring. Kami menggunakan kompon soft di kualifikasi dan kompon hard di balapan. Kami harus mendapatkan lebih banyak dari paket kami, sehingga kami dapat mencapai hasil lebih baik di kualifikasi. Untuk cuaca, mudah-mudahan akan ada hujan.” Pembalap asal Portugal sekaligus pemenang MotoGP empat kali itu merujuk pada GP Mandalika, di mana dia berhasil merayakan kemenangan pada bulan Maret lalu di wet race. Mentang-mentang menang di Indonesia saat hujan, berharap hujan terus.. 😁

Miguel Oliveira: Semoga Hujan Saat Balapan di Assen

Tahun lalu, Miguel Oliveira berada di urutan ke-6 dalam latihan dan finis ke-2 dalam balapan di GP Jerman. Di musim ini, dia melesat dari posisi 14 di grid dan finis di posisi ke-9 dalam balapan di Sachsenring. Hasilnya, rider berusia 27 tahun itu meningkat dari peringkat 11 menjadi 10 di klasemen pembalap.

“Panas banget. Untuk Jerman, kondisi ini tentu unik. Balapannya sulit, super panjang dengan 30 lap,” keluh Oliveira yang langsung dibalut rompi pendingin warna putih tebal oleh ayahnya Paulo di pit setelah melewati garis finis.

“Sayangnya, kami tidak start dengan sangat baik. Di akhir balapan, itu memengaruhi peluang kami untuk mendapatkan hasil yang sangat bagus. Kami menunjukkan kecepatan yang baik sepanjang akhir pekan, tetapi kami kecewa karena kami tidak langsung masuk ke Q2 setelah FP3,” imbuh pembalap asal Portugal itu.

“Selain itu, saya tidak berhasil melakukan clean lap di Q1 di run kedua. Kami punya kecepatan balapan yang layak seperti biasa, tetapi posisi grid kami mengacaukan segalanya. Saya finis ke-9, itu yang ketiga berturut-turut. Ya, setidaknya kami konsisten, tapi itu bukan posisi yang membuat kami sangat bahagia,” lanjut putra dari Paulo Oliveira itu.

Oliveira menambahkan, “Secara fisik itu balapan yang sulit karena suhu tinggi, juga karena tata letak trek dan karena kami kehilangan begitu banyak cengkeraman. Ini kemudian mengarah ke posisi duduk yang lebih ekstrem di atas motor. Sangat melelahkan, tetapi kita tidak bisa mengeluh. Bahkan terasa seperti melibas 300 tikungan kiri yang harus kami selesaikan hari ini.”

Apakah kini Oliveira mengharapkan tren kenaikan di Assen? “Tahun lalu trek di TT Belanda sangat cocok dengan KTM, kami mampu melaju ke Q2 dan finis di urutan ke-5 dalam balapan. Assen bukanlah lintasan terbaik untuk motor kami. Tapi kami harus menargetkan untuk finis di 10 besar di semua sesi di Assen. Kita tahu bahwa di kategori MotoGP, lap tunggal adalah kunci sukses. Itu sebabnya kami akan menangani masalah ini, karena kami sangat membutuhkan tempat start yang lebih baik,” jelas rekan setim Brad Binder itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page