Miguel Oliveira: Ducati, Aprilia atau Balik ke KTM Lagi?

RiderTua.com – Di Mugello, Miguel Oliveira menjelaskan bahwa sebagai pemenang MotoGP empat kali, dia tidak akan menerima didepak dari Tim Pabrikan KTM Red Bull ke tim satelit KTM Tech3. Di malam hari, pembalap asal Portugal itu langsung memberi tahu timnya bahwa dia akan hengkang di akhir musim. Oleh karena itu dia pergi mencari tim papan atas lainnya bersama ayah sekaligus manajernya, Paulo. Pencarian membawanya ke Ducati, di mana pembalap berusia 27 tahun itu disambut karena Gresini Racing sedang mencari pengganti untuk Enea Bastianini. Karena rider berusia 24 tahun itu akan dipromosikan ke tim pabrikan Ducati-Lenovo. Namun kabarnya, transfer Oliveira ke Gresini Ducati terancam gagal. Akibatnya, sekarang dia dianggap sebagai favorit untuk tempat di WithU-Aprilia. Tapi bertahan dengan KTM sepertinya tidak mustahil.

Miguel Oliveira: Ducati, Aprilia atau Balik ke KTM Lagi?

Seperti diketahui, pada hari Sabtu usai kualifikasi di Barcelona, ​​​​Paulo dan Miguel Oliveira mengunjungi Gresini Racing didampingi direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti karena keputusan kesepakatan ada ditangan pemilik tim Nadia Padovani.

Miguel Oliveira - Ducati Gresini
Miguel Oliveira merapat ke Ducati Gresini

Tapi sejak itu tidak ada kemajuan signifikan yang dibuat, meskipun pada hari Kamis di GP Jerman Oliveira menegaskan bahwa dia akan berpisah dengan KTM. Namun pada saat itu, bocor informasi bahwa dia belum menandatangani kontrak dengan Ducati, meskipun dia tampaknya setuju dengan General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna dan Direktur Olahraga Ciabatti tentang masa kontrak dan gaji pembalap. Selain itu, juga jelas bahwa dua sponsor pribadi Oliveira tidak cocok dengan konsep di Gresini Racing yakni perusahaan mobil Hyundai dan sebuah bank.

Itu sebabnya, Miguel dan Paulo Oliveira diam-diam bertemu dengan direktur balap Aprilia Racing Massimo Rivola pada hari Kamis di Sachsenring.

Di sisi lain, Gigi Dall’Igna tidak tahu apa-apa tentang pertemuan Oliveira dengan Rivola pada hari Jumat di Jerman. “Saat ini diskusi tentang Gresini Racing dan Oliveira, bukan Oliveira dan Ducati. Masih ada detail tertentu yang harus disegel,” tegas insinyur jenius asal Italia itu.

Jadi benarkah Oliveira dan Ducati menyepakati kontrak baru? “Kami akan senang jika Oliveira mengendarai motor kami di masa depan. Dia adalah pembalap yang sangat saya sukai. Dan itu tidak hanya berlaku untuk saya. Semua orang di sini menyukai gaya balap dan sikap mentalnya. Dia pasti akan menjadi salah satu opsi terbaik untuk Gresini Racing. Tapi sekarang saya tidak tahu di mana masalahnya. Saya harus mendiskusikan ini dengan Gresini Racing,” jawab Gall’Igna.

Seperti diketahui, Aprilia kini bekerja sama dengan tim satelit WithU-RNF milik Razlan Razali yang baru. Dan karena pabrikan asal Noale-Italia itu membayar gaji pembalap untuk duo pembalapnya, Aprilia juga memiliki hak suara dalam pemilihan pembalap.

“Kami menginginkan pembalap muda dengan pengalaman MotoGP dan rookie,” kata Razlan Razali di GP Mugello.

Sementara itu Direktur Balap Aprilia Massimo Rivola mengatakan, “Sejak Suzuki mengumumkan mundur, beberapa peluang yang sangat baik telah terbuka di pasar pembalap untuk musim depan. Sebelumnya, kami berencana untuk memiliki dua rookie atau dua pembalap yang sangat muda di tim WithU. Tapi setelah Suzuki mundur, kami memutuskan untuk mengontrak pembalap berpengalaman dan pendatang baru, meskipun pembalap senior yang tersedia sebenarnya masih muda.”

Berebut ‘Kursi’ dengan Alex Rins di Aprilia?

“Benar. Karena kandidat seperti Alex Rins dan Oliveira masih berusia 26 dan 27 tahun. Kami tidak terburu-buru dan perlu memperhatikan rencana bisnis kami dan anggaran yang kami miliki untuk tim satelit. Karena topik tim satelit baru dan sensitif, kami tidak ingin membuat kesan buruk. Kami berusaha sangat keras untuk menciptakan struktur yang ideal untuk RNF,” imbuh Rivola.

Rivola tertawa ketika ditanya apakah Oliveira sekarang menjadi kandidat teratas tim WithU RNF? “Aku sudah bertemu banyak orang. Oliveira akan menjadi pilihan yang bagus. Tapi Alex Rins juga akan menjadi pembalap yang sangat cepat,” ujar Rivola sambil tertawa.

Kelihatannya sekarang menjadi jelas bahwa, Oliveira akan menjadi rider nomor 1 baru di WithU-Aprilia untuk 2023. Rekan semerek KTM-nya Raul Fernandez kemungkinan akan menempati sebagai rider kedua .

Artinya, selain Andrea Dovizioso, Darryn Binder juga tidak akan lagi terikat kontrak di MotoGP pada 2023.

Tetap di KTM?

Setelah perselisihan dengan manajer Remy Gardner Paco Sanchez dan karena performa Raul Fernandez yang tidak memadai, tim impian dengan empat pembalap top seperti Lenovo dan Pramac siap untuk diperdebatkan di KTM. Brad Binder dan Jack Miller adalah pembalap tetap Tim Pabrikan KTM Red Bull untuk tahun 2023 dan 2024. Sementara Pol Espargaro dianggaplah sudah ditetapkan untuk Tech3-KTM, maka Oliveira bisa atau seharusnya bisa menjadi rider kedua.

Sejauh ini, tidak ada lagi pembicaraan antara KTM dengan Remy Gardner sejak manajernya Paco Sanchez mencela gaji yang tidak mencukupi dan kualitas kru teknis di Tech3.

BTW, Miguel Oliveira pernah membalap di Moto3 untuk Red Bull-KTM pada tahun 2015 dan berhasil menjadi runner-up. Kemudian kembali ke tim Red Bull-Ajo pada tahun 2017, setelah gagal total di Moto2 dengan Leopard-Kiepe.

Pertanyaannya, mungkinkah sekarang dia tetap berada di posisinya? Musim ke-7 secara keseluruhan selesai di Red Bull-KTM, pada akhirnya malah membuang semua rencananya ke laut dan menerima tawaran KTM dengan tim Tech3 sebagai rekan setim dari Pol Espargaro, meskipun dia sebenarnya sudah mengucapkan selamat tinggal kepada KTM?

“Niat saya cukup jelas, apakah saya mendapatkan kursi di tim pabrikan KTM atau saya pergi ke tempat lain. Saya adalah seseorang yang suka menjaga semua pintu tetap terbuka. Tapi opsi itu tidak tersedia, jadi kami tidak punya pilihan selain pergi setelah tahun ini,” tegas Oliveira di GP Sachsenring.

Tapi kesepakatan dengan Gresini Ducati dalam bahaya dan WithU-RNF tertarik melihat Oliveira mengendarai Aprilia RS-GP22.

Dari sudut pandang yang bijaksana, apakah kontrak kerja KTM dengan motor 2023 di Tech3 akan lebih menjanjikan, di tim yang dia sudah berhasil memenangkan balapan MotoGP di Spielberg dan Portimao pada tahun 2020? “Jelas masih ada kursi yang tersedia di tim Tech3-KTM. Never say Never. Ayo kita tunggu. Tapi aku tidak terlalu menantikan langkah ini,” pungkas Oliveira.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page